Ada Sesar Lokal, Bolmut Masuk Zona Subduksi Lempeng Laut Sulawesi

  • Share
Garis pantai di Kabupaten Bolmut. Tampak Pelabuhan Boroko. (Dok Ronny Buol)

TORANGPEBERITA.COM- Kepala Seksi Data dan Informasi BMKG Stasiun Geofisika Manado, Edward Henrry Mengko pernah menjelaskan tentang secara geologis situasi tektonik daerah pantai utara dari wilayah Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Bolmut).

Ie mengatakan Bolmut merupakan bagian dari zona subduksi lempeng Laut Sulawesi yang menujam ke bawah lengan utara Pulau Sulawesi.

Menurutnya, wilayah subduksi ini terpetakan memanjang dari bagian Utara Kabupaten Gorontalo Utara, bagian utara Kabupaten Bolaang Mongondow Utara, sampai ke bagian utara Kabupaten Minahasa Selatan.

“Di wilayah subduksi ini memungkinkan terjadi gempa bumi berkedalaman dangkal yang berpotensi dirasakan,” jelasnya beberapa waktu lalu.

Edward mengatakan Kabupaten Bolmut, memiliki sesar lokal. Dari peta seismisitas potensi gempa bumi berkedalaman dangkal.

“Dan kemungkinan dirasakan serta gempa bumi berkedalaman menengah untuk wilayah Bolmut faktor dominan penyebabnya adalah akibat subduksi lempeng laut Sulawesi seperti gempa bumi tadi pagi,” ujarnya.

Baca Pula:  Bolmut Peringkat Satu di Sulut dan 15 Nasional Soal Indeks Kualitas Lingkungan Hidup

Lanjut Mengko, disamping itu pernah juga tercatat beberapa gempa berkedalaman dangkal akibat aktifitas sesar lokal di daerah perbatasan.

“Antara wilayah Provinsi Sulawesi Utara dan Gorontalo yang berpotensi dirasakan sampai ke Wilayah Bolaang Mongondow,” ungkapnya.

Untuk gempa bumi dengan pusat gempa (episenter yang cukup jauh), lebih sering terjadi di wilayah Laut Maluku.

Yaitu perairan antara Sulawesi Utara dan Maluku Utara dan ke arah utara sampai ke Kepulauan Talaud.

Jika gempa bumi di wilayah ini terjadi dengan kekuatan signifikan, guncangannya mungkin akan dapat dirasakan di hampir seluruh wilayah Sulawesi Utara.

Ditanya, soal gambaran sesar lokal  pihaknya mengungkapkan, tidak punya gambaran detail lokasi-lokasi sesar lokal.

Untuk memetakan diperlukan studi lebih mendalam mengenai kenampakan geomorfologi dan penyelidikan lebih lanjut mengenai aktifitas mikroseismik di sekitaran lokasi-lokasi yang diduga sebagai sesar dari kenampakan geomorfologinya.

Baca Pula:  Arah Kebijakan Bolmut Pada 2024: Pemilu dan Pembangunan Berwawasan Lingkungan

“Tetapi dari karaketeristik gempa bumi dangkal yang yang terjadi di darat, dapat diduga kemungkinan penyebabnya adalah aktifitas sesar lokal,” jelasnya.

12 November 2022 Diguncang Gempa M 5,2

Sebelumnya, Sabtu 12 November 2022, pukul wilayah Bolaang Mongondow Utara dan Gorontalo Utara hingga sekitarnya diguncang gempa tektonik.

Hasil analisis BMKG menunjukkan gempabumi ini memiliki parameter update dengan magnitudo M5,2. Episenter gempabumi terletak pada koordinat 1,35° LU ; 123,28° BT, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 48 Km arah Timurlaut Boroko, Sulawesi Utara pada kedalaman 20 km.

Jenis dan Mekanisme Gempabumi:
Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempabumi yang terjadi merupakan jenis gempabumi dangkal akibat adanya aktivitas subduksi Lempeng Laut Sulawesi. Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempabumi memiliki mekanisme pergerakan naik (thrust fault).

Fakta menarik dan bermanfaat
  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *