20 Tahun Terakhir Bolmut Kehilangan 18,4 Ribu Hektar Tutupan Pohon

  • Share
Ilustrasi. (Dok Ronny Buol)

TORANGPEBERITA.COM- Selama 20 tahun terakhir (2001-2021), wilayah kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Bolmut) mengalami kehilangan tutupan pohon ribuan Hektar (Ha).

Selama kurun waktu tersebut, menurut analisis platform Global Forest Watch (GFW) yang diakses pada Selasa 29 November 2022, Bolmut kehilangan tutupan pohon sebesa 18,4 ribu Ha (dari 146 ribu Ha).

Kehilangan tutupan pohon mengacu pada gangguan terhadap vegetasi kayu setinggi lebih dari lima meter— baik vegetasi tersebut berada di hutan primer dewasa, hutan sekunder yang telah pulih dari gangguan sebelumnya, atau perkebunan pohon.

Baca Pula:  Arah Kebijakan Bolmut Pada 2024: Pemilu dan Pembangunan Berwawasan Lingkungan

GFW mengambil data dari berbagai sumber hasil kolaborasi yakni dari University of Maryland, Google, USGS, dan NASA, serta menggunakan citra satelit Landsat untuk memetakan kehilangan tutupan pohon tahunan di resolusi 30 x 30 meter.

Untuk mempertajam analisis kehilangan hutan alami dewasa, GFW memfokuskan analisis lebih khusus pada hilangnya hutan primer tropis basah.

Hutan-hutan jenis ini pada umumnya memiliki nilai karbon dan keanekaragaman hayati yang tinggi, dan begitu hutan-hutan tersebut hilang atau gundul, butuh waktu puluhan tahun atau bahkan ribuan tahun untuk tumbuh kembali menjadi hutan primer.

Data kehilangan tutupan pohon belum membedakan penyebab kehilangan tutupan pohon, yang dapat bervariasi mulai dari gangguan alam, kebakaran antropogenik, hingga deforestasi tebang habis.

Baca Pula:  Pemuda Asal Bolmut Buat Miniatur Kapal Yang Terinspirasi Dari Film Pirates Of The Caribbean

Data tambahan serta interpretasi visual lebih lanjut diperlukan untuk analisis lebih dalam penyebab kehilangan tutupan pohon.

Zonautara.com

Fakta menarik dan bermanfaat
  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *