Termasuk Ginjal, Jual Beli Organ Tubuh Dilarang, Ini Ancaman Pidananya

  • Share
Ilustrasi/pexels

INFOTERKINI24.com- Pengguna media sosial Facebook terutama di Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Bolmut) akhir-akhir ramai dengan beredarnya foto spanduk bertuliskan ‘Saya mau jual ginjal aja untuk pembangunan jembatan Goyo’.

Spanduk tersebut menjadi pembicaraan warga net. Selain itu apakah jual beli organ tubuh diperbolehkan?

Dikutip dari kompas.com Ahli penyakit dalam ginjal-hipertensi FK UI, dr Tunggul Situmorang SpPD-KGH mengatakan, jual beli ginjal dan organ tubuh apapun tidak dibenarkan dan dilarang keras.

Baca Pula:  Daerah Rawan Terjadi KLB Polio, Kemenkes Akan Beri Perhatian Khusus

“Jual beli organ haram hukumnya,” ungkapnya.

Ia menambahkan diseluruh dunia, jual beli organ dilarang. Di Indonesia melanggar Undang Undang, belum lagi melanggar moral.

“Profesi dokter tidak pernah menyetujui apapun alasannya jual beli organ,” ujarnya.

Dirinya menjelaskan jika di Indonesia aturan yang melanggar jual beli organ tubuh diatur dalam Pasal 64 UU Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan. Dalam aturan itu ditegaskan organ dan atau jaringan tubuh dilarang diperjualbelikan dengan dalih apapun.

Baca Pula:  Daerah Rawan Terjadi KLB Polio, Kemenkes Akan Beri Perhatian Khusus

Ancaman pidana terhadap jual beli organ tubuh paling lama 10 tahun penjara dan denda paling banyak Rp1 miliar.

Selanjutnya ia mengatakan donor organ tubuh dalam dunia medis memang dimungkinkan. Namun pendonor organ harus melakukan secara sukarela dan dilarang menerima bayaran.

Aturan ini cukup ketat berlaku di Indonesia. Pasalnya, bagi pendonor yang bukan keluarga akan dilakukan proses pengecekan menyeluruh bagi pendonor.

Fakta menarik dan bermanfaat
  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *