Mengaku bendahara dan tipu warga Bolmong perempuan ini berhasil diamankan

Ilustrasi penangkapan. /PIXABAY

TORANGPEBERITA.COM- Seorang perempuan asal Gorontalo berinsial YDP (31) alias Yeni terpaksa harus berurusan dengan Polisi. Pasalnya menurut keterangan Kabid Humas Polda Sulut Kombes Pol Jules Abraham Abast, YDP diduga telah melakukan tindak pidana penipuan dan penggelapan uang, yang terjadi di Desa Mopugad Selatan Kecamatan Dumoga Utara, Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong).

“Tersangka diamankan pada hari Selasa 11 Januaru 2022 sore, di Kelurahan Bulota Da’a Timur Kecamatan Sipatana Kota Gorontalo,” jelasnya.

Modus penipuan yang dilakukan, tersangka mengaku sebagai bendahara pada sebuah dealer motor di Kota Gorontalo dan meminta uang sejumlah Rp12 juta kepada korban bernama Mei Abrahi, warga Dumoga Utara, dengan janji akan mengirim 2 unit sepeda motor matic yang baru kepada korban.

“Korban yang percaya dengan janji tersangka akhirnya mengirimkan uang tersebut pada 31 Mei 2021 melalui BRI-LING di Desa Mopugad Selatan Kecamatan Dumoga Utara,” ujar Kombes Pol Jules Abraham Abast.

Namun setelah kurun waktu 2 minggu waktu yang dijanjikan, sepeda motor tak kunjung dikirim oleh tersangka, korban pun menghubungi tersangka, namun setiap ditanya, jawaban yang diberikan tersangka tidak memuaskan.

“Merasa telah ditipu dan digelapkan uangnya, pada tanggal 14 Oktober 2021 korban mendatangi Polsek Dumoga Utara dan melaporkan kejadian penipuan yang dilakukan oleh perempuan YDP,” tuturnya.

Sebelum dilakukan penangkapan terhadap tersangka, Penyidik sudah dua kali melakukan pemanggilan terhadap tersangka namun tidak pernah diindahkan.

Tersangka akhirnya diamankan Resmob Polres Bolmong bersama personel Polsek Dumoga Utara yang dibackup oleh personel Polsek Kota Utara Gorontalo, berdasarkan laporan polisi nomor LP/39/X/2021/Sek Dmg-Utara/Res-BM/Sulut, tanggal 14 Oktober 2021.

Fakta menarik dan bermanfaat