Ada apa rotasi bumi melambat

Ilustrasi/pexels

TORANGPEBERITA.COM- Menurut sebuah laporan di Time and Date, planet kita melambat di tahun ini setelah rata-rata panjang hari bertambah pada 1 Juli dan 30 September sebesar 0,05 milidetik, lebih banyak daripada tahun 2020.

Bumi berputar lebih lambat dibandingkan paruh pertama tahun 2021, meskipun kecepatannya masih di atas rata-rata. Berdasarkan tingkat putaran saat ini, para ilmuwan mungkin perlu memperkenalkan detik kabisat negatif dalam waktu sekitar 10 tahun.

Kondisi ini juga bisa berubah tanpa pemberitahuan jika Bumi tiba-tiba mempercepat atau memperlambat rotasinya tanpa peringatan. Fenomena aneh membuat para ilmuwan sulit untuk mencoba memodelkan perilaku ini di masa depan.

“Kami telah mencoba pemodelan internal untuk dua tahun ke depan atau lebih. Tapi kami kesulitan memprediksi untuk jangka waktu lebih dari enam bulan atau satu tahun ke depan,” kata Nick Stamatakos dari US Naval Observatory.

Para ilmuwan tidak yakin apa yang menyebabkan perubahan jangka panjang pada rotasi Bumi ini. Kadang-kadang, ini dipicu oleh gempa Bumi yang kuat karena dapat menyebabkan massa Bumi diatur ulang.

Para ilmuwan juga percaya, hilangnya es di Greenland telah berkontribusi pada perlambatan Bumi sebagai akibat dari lelehan air yang menjauh dari kutub planet.

Sumber : Detik.com

Fakta menarik dan bermanfaat