Jelang akhir tahun dan tahun 2022 pemkab Bolmut perlu mengantisipasi terjadinya inflasi

Sekda Bolmut Asripan Nani saat mengikuti kegiatan TPID Awards. (Foto Moh Firmansyah Goma Prokopim Pemkab Bolmut)

TORANGPEBERITA.COM- Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Bolmut) Asripan Nani mengikuti penghargaan Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) awards tahun 2021 secara virtual, Jumat 1 Oktober 2021.

Deputi Bidang Ekonomi Bappenas Amalia Adininggar Widyasanti mengatakan total TPID di kawasan Sulawesi ada 87. Sehingga dirinya berharap dan mendorong partisipasi TPID yang ada di kawasan Sulawesi dalam mengikuti TPID awards.

Dirinya juga berharap kerjasama antara Badan Pusat Statistik (BPS) Bank Indonesia dan Disperindag untuk memonitor harga secara rutin.

Baca Pula:  Sekolah tatap muka terbatas di Bolmut bakal ditiadakan

Sebelumnya Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo menuturkan sejalan dengan terjaganya ekspektasi inflasi dan stabilitas nilai tukar, belum kuatnya permintaan, serta ketersediaan pasokan.

“Kami perkirakan inflasi pada tahun 2021 dan 2022 akan terjaga dalam kisaran sasaran yaitu tiga persen plus minus satu persen,” ungkapnya.

Perry mengingatkan, risiko kenaikan inflasi pada tahun 2022 perlu diantisipasi sejalan dengan kenaikan permintaan domestik dan kenaikan harga komoditas dunia.

Baca Pula:  Wabup Bolmut kembali kunjungi BPJN Sulut, bahas usulan program

Bupati Bolmut Depri Pontoh beberapa waktu lalu
berharap kepada OPD teknis agar dapat mengawal program TPID selain menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok juga harus memikirkan strategi yang mendukung pemulihan ekonomi daerah.

“Dengan mendukung industri rumah tangga dan UMKM serta menjaga kecukupan stok pangan, sekaligus mengupayakan kelancaran distribusinya,” jelas Bupati.

Fakta menarik dan bermanfaat