Walau sudah bisa digelar, belajar tatap muka di Bolmut masih dipertimbangkan

Inovasi meja dibuat tameng di SDN 1 Boroko. (Foto Fandri Mamonto)

TORANGPEBERITA.COM- Sesuai Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) nomor 32 tahun 2021, Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Bolmut) masuk pada Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 3.

Pada PPKM level 3 belajar mengajar di sekolah bisa dilaksankan. Walau demikian di Kabupaten Bolmut sendiri sesuai surat edaran Bupati tanggal 24 Juli 2021 pelaksanaan kegiatan belajar di sekolah masih dilaksanakan secara daring. Surat edaran tersebut sampai pada tanggal 31 Agustus 2021.

Kepala dinas pendidikan dan kebudayaan Bolmut Sulha Mokodompis mengatakan pihaknya masih menunggu bagaimana  perkembangan Covid-19.

Baca Pula:  Bolmut masih miliki 1,6 persen kawasan kumuh

“Jika terus menurun akan segera dikonsultasikan dengan pimpinan, memang saat ini sudah masuk pada PPKM level 3 tapi baru beberapa hari yang lalu,” ujarnya.

Tetapi ini menjadi perhatian dinas pendidikan karena Belajar Dari Rumah (BDR) tidak efektif dengan keadaan siswa di Bolmut. Semoga secepatnya akan kembali pada Pembelajaran Tatap Muka (PTM) terbatas.

Sementara itu Pemerintah melalui Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) memastikan semua jenjang bisa melaksanakan pembelajaran tatap muka di sekolah.

Hal tersebut mengacu pada kebijakan PPKM masing-masing daerah dan Keputusan Bersama (SKB) 4 Menteri tentang Panduan Penyelenggaraan Pembelajaran di Masa Pandemi COVID-19.

Baca Pula:  Berlaga hari ini, Bupati Bolmut lepas Persibolmut arungi liga 3 zona Sulut

“Acuan kita adalah SKB 4 Menteri yang diterbitkan tanggal 30 Maret 2021 yang tidak membatasi jenjang sekolah dalam membuka PTM,” kata Direktur Jenderal PAUD, Pendidikan Dasar dan Menengah Kemendikbudristek, Jumeri dikutip dari detik.com

Ia menambahkan pernyataan itu juga diperkuat dengan Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) terkait pembelajaran tatap muka terbatas.

Inmendagri yang menyebutkan mengizinkan PAUD maksimal 33 persen, SDLB/ MILB/ SMPLB/ SMALB maksimal 62 persen bahkan sampai 100 persen di wilayah level 1, 2, dan 3.

Fakta menarik dan bermanfaat