Ada 35 desa di Bolmut berstatus zona merah

  • Share
Imbauan untuk tetap mematuhi protokol kesehatan Covid-19 di Bolmut. (Foto Fandri Mamonto)

TORANGPEBERITA.COM- 35 desa dari 106 desa dan satu kelurahan di Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Bolmut) berdasarkan peta zona resiko masuk di wilayah zona merah.

35 desa tersebut tersebar di enam Kecamatan yang ada di Bolmut Kecamatan Pinogaluman ada dua desa zona merah, Kecamatan Kaidipang enam desa zona merah, Kecamatan Bolangitang Barat 12 desa zona merah, Kecamatan Bolangitang Timur tujuh desa zona merah, Kecamatan Bintauna tujuh desa zona merah, Kecamatan Sangkub satu desa zona merah.

Sebaran zona merah ini diakibatkan lonjakan kasus Covid-19 di Kabupaten Bolmut sejak bulan Juli 2021. Berdasarkan data satgas Covid-19 Bolmut per tanggal 6 Agustus 2021 ada  274 dirawat isolasi, 218 sembuh, dan 7 meninggal.

Dengan lonjakan kasus ini, Bupati Bolmut Depri Pontoh mengambil langkah Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) sampai 31 Agustus.

Pelaksanaan kegiatan belajar mengajar kembali dilakukan daring. Pelaksanaan kegiatan pada perkantoran sektor esensial dan non esensial diberlakukan 25 persen Work From Office (WFO) dan 75 persen Work From Home (WFH) dengan tetap menerapkan protokol kesehatan.

Pelaksanaan kegiatan pada tempat kerja/perkantoran sektor essensial seperti keuangan dan perbankan, sistem pembayaran, teknologi informasi dan komunikasi, perhotelan non penanganan karantina Covid-19, industri orientasi ekspor diberlakukan 50 persen maksimal staf Work From Office (WFO) dengan protokol kesehatan secara ketat.

Pada sektor pemerintahan yang memberikan pelayanan publik yang tidak bisa ditunda, pelaksanaannya diberlakukan 50 persen maksimal staf Work From Office (WFO) dengan protokol kesehatan secara ketat.

Sektor kritikal seperti energi, kesehatan, keamanan, logistik dan transportasi, industri makanan dan minuman serta penunjangnya, petrokimia, semen, objek vital nasional, penanganan bencana, proyek strategis nasional, konstruksi, fasilitas dasar (listrik dan air) serta industri pemenuhan kebutuhan pokok masyarakat sehari-hari diberlakukan 100 persen maksimal Staf Work From Office (WFO) dengan protokol kesehatan secara ketat.

Kegiatan pertemuan seperti rapat dan sejenisnya yang dilakukan di dalam ruangan diberlakukan 25 persen kapasitas ruangan dengan menerapkan protokol kesehatan secara ketat.

Untuk supermarket, pasar tradisional, toko kelontong dan pasar swalayan yang menjual kebutuhan sehari-hari dibatasi jam operasional sampai pukul 20.30 waktu setempat dengan kapasitas pengunjung 50 persen.  Untuk apotek dan toko obat dapat dibuka selama 24 jam.

Pelaksanaan kegiatan makan/minum di tempat (restoran, warung makan, rumah makan, kafe, pedagang kaki lima, lapak jajanan) baik yang berada pada lokasi tersendlri, maupun yang berlokasi pada pusat perbelanjaan/mall dibatasi jam operasional sampai pukul 20.30 waktu setempat dengan kapasitas pengunjung 25 persen.

Resepsi pernikahan, acara duka dan acara syukur lainnya dihadiri maksimal 50 orang dengan menerapkan protokol kesehatan secara ketat. Dan khusus Kecamatan zona merah pelaksaan resepsi pernikahan hanya ijab kabul
dan tidak menerapkan makan di tempat, penyediaan makanan hanya diperbolehkan dalam tempat tertutup dan untuk dibawa pulang.

Kegiatan keagamaan dilakukan di dalam ruangan dengan kapasitas 25 persen dengan menerapkan protokol kesehatan secara ketat.

  • Share
Exit mobile version