Bolangitang Timur zona merah, sangadi diingatkan tidak memberi izin resepsi pernikahan

  • Share
Bupati Bolmut Depri Pontoh bersama wakil Bupati Bolmut saat memimpin rapat. (Foto Prokopim pemkab Bolmut)

TORANGPEBERITA.COM- Bupati Bolaang Mongondow Utara (Bolmut) Depri Pontoh didampingi Wakil Bupati Amin Lasena dan Kepala Dinas Pendidikan Kebudayaan  Bolmut Sulha Mokodompis serta camat Bolangitang Timur, memimpin rapat bersama Kepala sekolah dan Sangadi se Kecamatan Bolagitang Timur (Boltim) bertempat di Aula Kantor Camat, Selasa 13 Juli 2021.

Agenda rapat terkait dengan proses pembelajaran tatap muka serta hajatan yang berpotensi menghadirkan orang banyak.

Bupati Bolmut menyampikan sesuai dengan laporan tim gugus tugas Kabupaten penanganan Covid-19, Kecamatan Bolangitang Timur masuk pada zona merah penyebaran Covid-19.

Olehnya dalam kesempatan ini Bupati menyampaikan instruksi langsung kepada para kepala sekolah dan sangadi se Kecamatan Bolangitang Timur.

Baca Pula:  Gempa Bumi Mengintai Bolmut, Sabtu Kemarin Berkekuatan M 4,4

Untuk tidak melaksanakan proses pembelajaran tatap muka di sekolah pada desa yang masuk zona merah penyebaran Covid-19.

Tidak melaksanakan hajatan, pesta terutama resepsi pernikahan, ulang tahun dan atau sejenisnya yang dapat menimbulkan kerumunan orang banyak hal ini dilakukan sebagai upaya pemerintah dalam memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di Bolmut.

Kepada para kepala desa agar tidak memberikan ijin pesta resepsi pernikahan, pesta ulang tahun dan atau sejenisnya yang dapat menimbulkan kerumunan orang banyak.

Melaksanakan akad nikah dengan khidmat dan sederhana di rumah dengan hanya menghadirkan keluarga terkait. Selanjutnya untuk tidak henti-hentinya memberikan himbauan bersama dengan tim gugus tugas kepada masyarakat agar tetap mematuhi protokol kesehatan.

Baca Pula:  DPC SBSI Bolmut Warning Perusahan Soal Pembayaran THR Tepat Waktu

Selanjutnya wakil bupati menambahkan new normal diera pandemi sebagai kebiasaan baru yang dituntut kepada kita semua untuk dapat beradaptasi dengan kebiasan hidup sesuai dengan standar protokol kesehatan penanganan Covid-19. Prokes harus menjadi kebiasan dalam melakukan aktivitas hidup kita sehari-hari .

“Insya Allah kalu kita patuh dan taat mengikuti anjuran pemerintah dalam memutus mata rantai penyebaran Covid-19, wabah ini akan segera berakhir,” ujarnya.

Fakta menarik dan bermanfaat
  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *