Panic buying kembali terjadi, Susu Beruang diborong warga

Susu beruang mendadak naik daun karena dipercaya dapat menyembuhkan orang yang terjangkit covid-19. (Tangkapan layar youtube BEAR BRAND).

TORANGPEBERITA.COM- Warga memborong susu produksi Nestle dengan brand Bear Brand atau yang lebih dikenal dengan sebutan susu beruang. Kepanikan ini sering disebut panic buying.

Panic buying adalah istilah untuk menyebut kepanikan warga terhadap sebuah kondisi sehingga memborong barang yang dianggap akan langka tersedia di pasaran. Panic buying kali ini terkait dengan diberlakukannya PPKM Darurat di Jawa dan Bali.

Akibatnya susu beruang mulai langka di pasaran. Susu beruang dipercaya berkhasiat meningkatkan imunitas untuk melawan virus Corona.

Dari berbagai pemberitaan, disebut harga produk susu beruang yang semula sekitar Rp8 ribu hingga 9 ribu, kini dijual Rp15 ribu. Padahal Nestlé selaku produsen memastikan tidak akan menaikkan harga.

Dilansir dari Lokadata.id, susu beruang memang habis di sejumlah mini market.

Beberapa potongan video yang beredar memperlihatkan warga berebutan di sebuah toko memborong susu steril asal pabrikan Swiss itu.

“Kami terus menerus memaksimalkan upaya kami untuk memasok produk susu Bear Brand kepada para konsumen,” kata Direktur Corporate Affairs PT Nestlé Indonesia, Debora R. Tjandrakusuma, Minggu 4 Juli 2021, dikutip dari Merdeka.com.

Zonautara.com

Fakta menarik dan bermanfaat