Arti maskot Ki Bongo/Vango pada pemilihan sangadi serentak di Bolmut tahun 2021

Maskot Pilsang serentak di Bolmut. (Dinas PMD)

TORANGPEBERITA.COM- Sebanyak 72 desa di Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Bolmut) akan menggelar Pemilihan Sangadi (Pilsang) atau Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak tahun 2021.

Pilsang sendiri akan dilaksanakan pada tanggal 30 September 2021. Berbagai persiapan telah dilakukan termasuk pembentukan panitia pilsang ditingkat desa.

Selain itu untuk pilsang kali ini maskot diambil dari buah kelapa. Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Bolmut Fadly Usup mengatakan buah kelapa yang menjadi maskot karena ini merupakan produk lokal masyarakat Bolmut dan umumnya masyarakat Sulawesi Utara (Sulut).

“Oleh karenanya kami ambil Ki Bongo atau bahasa Bintauna vango jadi maskot pilsang tahun 2021 ini,” jelasnya.


Makna/arti filosofis Kelapa (Bongo atau vango) pada pilsang Kabupaten Bolmut (Catatan telah diperbaiki kembali oleh Dinas PMD Bolmut)

1. Buah kelapa memiliki segudang manfaat bagi manusia. ini melambangkan bahwa saat terpilih  menjadi sangadi harus bisa memberi manfaat yang langsung bisa dirasakan oleh masyarakat di desa.

2. Buah kelapa dapat bertahan lama dalam keadaan yang bagaimanapun juga. Jadi logo itu mengkiaskan bahwa sangadi adalah seorang yang rohaniah dan jasmaniah sehat, kuat, dan ulet. Selain itu besar tekadnya dalam menghadapi segala tantangan dalam hidup dan dalam menempuh segala ujian, serta kesukaran untuk mengabdi pada desa dan bangsa Indonesia.

Baca Pula:  Polisi tangkap pelaku curanmor lintas Provinsi di Bolmut

3. Kelapa juga mudah beradaptasi walau di tengah iklim yang tidak menentu. Di atas gunung atau di pinggir pantai pun dapat tetap hidup. sangadi harus terus beradaptasi seiring dengan berkembangnya zaman dan atas segala dinamika, serta perubahan sosial di masyarakat.

4. Kelapa tumbuh menjulang lurus dan merupakan salah satu pohon yang tertinggi di bolmut. Jadi logo itu mengkiaskan bahwa sangadi mempunyai cita-cita yang tinggi dan lurus, yakni yang mulia dan jujur, dan dia tetap tegak tidak mudah diombang-ambingkan oleh sesuatu.

5. Akar kelapa tumbuh kuat dan erat di dalam tanah.jadi logo itu mengkiaskan jika sudah terpilih jangan sampai goyah dan tidak melupakan prinsip hidup yang dijadikan sebagai pondasi atau akar serta tekad dan keyakinan bahwa sangadi yang berpegang pada dasar-dasar dan landasan-landasan yang baik, benar, kuat dan nyata ialah tekad dan keyakinan yang dipakai olehnya untuk memperkuat diri guna mencapai cita-citanya atau visi dan misinya selama 6 tahun.

Baca Pula:  Boltim, Bolbar dan Kaidipang zona merah

6. Kelapa hidup tumbuh dengan mantap ke atas. tumbuh ke atas memiliki artian yang luas. Bukan persoalan fisik yang harus tinggi, namun hidup harus tumbuh mengambil segala tantangan yang menanti setiap kita naik tingkatan. ketika sudah mantap di posisi teratas, jangan langsung berpuas diri. Semakin teratas posisi yang kita tempati, semakin pula angin kencang yang menghembus. kelapa tahan atas angin kencang itu.

Sebelumnya Bupati menyampaikan kepada para  sangadi serta tugas utama penjabat sangadi adalah untuk mensukseskan pelaksanaan pemilihan kepala desa mulai dari membentuk panitia pilsang menyelengarakan pemilihan sampai pada pelantikan sangadi yang definitif.

Hal ini merupakan Implementasi kebijakan dan apresiasi pemerintah daerah beserta masyarakat untuk memberikan kepercayaan dan amanah kepada seorang penjabat yang dianggap pantas dan memenuhi kriteria, dan didasarkan dengan berbagai pertimbagan lain, mengingat jabatan kepala desa adalah jabatan yang sangat strategis dalam pemerintah desa.

Fakta menarik dan bermanfaat