Dugaan adanya penyalahgunaan dana bantuan pertanian

Ilustrasi dari Usplash.com

TORANGPEBERITA.COM- Kisruh soal pengadaan bantuan pertanian untuk komoditi bawang merah di Dinas Pertanian (Distan) Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong) tahun anggaran 2020 memasuki babak baru.

Dimana dugaan penyalahgunaan dana bantuan pengadaan penyediaan sarana produksi komoditi holtikultura di Distan Bolmong berbanderol sekitar Rp2,6 miliar itu tengah diselidiki Unit Tipidkor Satreskrim Polres Kota Kotamobagu.

Pantau24.com menyebut  sejumlah pihak sudah dipanggil penyidik untuk dimintai keterangan (klarifikasi).

“Iya, saya juga sudah dipangil (penyidik) untuk klarifikasi,” aku salah satu pejabat di Distan Bolmong, Selasa 8 Mei 2021.

Kepala Distan Bolmong, Remon Ratu turut membenarkan hal tersebut. “Iya, sudah ada beberapa pihak yang dipanggil untuk keperluan klarifikasi,” sahut Remon, saat ditemui di ruang kerjanya.

Baca Pula:  Delapan desa di Bolmong dilanda banjir

Menanggapi dugaan penyalahgunaan dan bantuan tersebut, Remon mengaku seluruh batuan tersalur dan tepat sasaran. Dana sebesar Rp2,6 miliar disalurkan untuk sembilan kelompok tani (poktan) yang mengolah total lahan seluas 14 hektar yang tersebar di empat kecamatan di Bolmong. Masing-masing, Kecamatan Lolayan 2 hektar, Kecamatan Lolak 2 hektar, Kecamatan Dumoga 2 hektar dan sisanya 8 hektar di Kecamatan Passi Timur.

“Selain untuk pengadaan bibit, juga ada pembuatan bangunan pasca panen di Desa Mobuya, Kecamatan Passi Timur dengan biaya sekitar Rp200 juta,” jelas Remon.

Baca Pula:  Delapan desa di Bolmong dilanda banjir

Pada prinsipnya bantuan itu tersalur semua. Apalagi, mekanisme pencairan dananya langsung ke rekening kelompok. Juga sudah melewati tahapan audit BPK maupun BPKP,” sahutnya.

Hingga berita ini ditulis, Kepala Satreskrim Polres Kotamobagu, AKP Angga Maulana, SIK saat dihubungi via pesan whatsapp belum merespon. Pesan terkirim (centang dua) tapi tidak dibaca.

Pengadaan bantuan pertanian untuk komoditi bawang merah di Bolmong tahun anggaran 2020 tersebut bersumber dari Dana Insentif Daerah (DID) tahun 2020.

Bantuan bibit tersebut merupakan salah satu program uji coba tahap pertama yang disupport pemerintah daerah dalam upaya mengembangkan sektor pertanian bawang merah di Kabupaten Bolaang Mongondow.

Fakta menarik dan bermanfaat