Orang tua murid tikam kepsek, gara-gara anaknya dilarang ikut ujian

Ilustrasi/Istimewa

TORANGPEBERIRA.COM- Kepala sekolah (kepsek) SD Inpres Ndora, Desa Ulupulu 1, Kecamatan Nangaroro, Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (NTT), Selasa 8 Mei 2021 ditikam orang tua murid. Pelaku kesal anaknya dilarang ujian gara-gara uang komite sekolahnya belum lunas.

Akibat penganiayaan yang dilakukan pelaku Didakus Dame (45), warga Nagemi, Desa Ulupulu, korban Adelfina Azi (59), harus dilarikan ke Puskesmas Nangaroro.

Dilansir dari iNews.id Kepala Desa Ulupulu 1 Emilianus Meze mengatakan, peristiwa nahas itu terjadi Selasa 8 Mei 2021 pagi. Polisi sudah turun tangan ke sekolah dan mencari orang tua yang menikam kepsek.

Baca Pula:  Pria di Sulut ini gunakan akun palsu nama perempuan untuk menipu, anda berteman ?

“Kejadiannya pagi tadi, sekitar jam 8 pagi di sekolah. Korban sudah dibawa ke Puskesmas Nangaroro,” kata Emilianuss.

Sementara itu Kanit Intel Polsek Nangaroro Aipda Yohanes Bhara mengatakan, pihaknya sudah mendapat laporan mengenai penikaman tersebut. Polisi sudah ke TKP dan mengamankan pelaku di rumahnya yang tidak jauh dari sekolah.

“Iya benar, ini kami sedang berada di TKP untuk amankan pelaku dan melaksanakan olah TKP,” kata Aipda Jimi.

Baca Pula:  18 terduga premanisme dan pelaku pungutan liar diamankan

Menurutnya berdasarkan keterangan sementara, kejadian itu bermula saat anak pelaku dilarang oleh pihak sekolah untuk mengikuti ujian. Penyebabnya, siswa belum melunasi uang Komite Sekolah.

“Ini berkaitan dengan pengusiran anak tersangka untuk tidak ikut ujian sekolah oleh korban (guru). Sebab, korban belum melunasi uang Komite Sekolah Rp1,7 juta,” katanya.

Saat ini kepsek korban penikaman masih dirawat intensif di Puskesmas Nangaroro. Polres Nagekeo juga masih menangani kasus penganiayaan tersebut.

Fakta menarik dan bermanfaat