Ada produk lokal Mama Kelor desa Gihang saat kunjungan kerja kepala BKKBN RI di Gihang

  • Share
Produk lokal desa Gihang yang diproduksi kelompok mama kelor. (Foto Fandri Mamonto)

TORANGPEBERITA.COM- Ada yang menarik saat kunjungan kerja kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) RI dr. Hasto Wardoyo, Sp.OG(K) dan wakil gubernur Sulut Steven Kandouw di desa Gihang, Kecamatan Kaidipang, Bolmut, Selasa 25 Mei 2021.

Kunjungan kerja tersebut dalam rangka meresmikan Rumah Data Kependudukan (Rumah Dataku) paripurna di KB Mogusato desa Gihang.

Produk lokal desa Gihang yang diproduksi kelompok mama kelor. (Foto Fandri Mamonto

Menariknya saat kunjungan kerja tersebut ada produk lokal desa Gihang yang diproduksi oleh kelompok UPPKA mama kelor. Produk lokal tersebut berupa stik pisang caramel daun kelor dan keripik pisang caramel jahe.

Diketahui sebelumnya Bupati Bolmut Depri Pontoh telah mencanangkan inovasi Mama Kelor (Mari Makan kelor) di kampung KB desa Gihang, Kecamatan Kaidipang, Jumat 4 Desember 2020.

Baca Pula:  DPC SBSI Bolmut Warning Perusahan Soal Pembayaran THR Tepat Waktu

Diketahui pelaksanaan kegiatan inovasi ini awalnya muncul dari pelaksanaan forum musyawarah desa yang menginginkan program Bangga Kencana (Pembangunan Keluarga, Kependudukan dan Keluarga Berencana) itu maju dan dikenal.

Dalam pertemuan tersebut timbul ide untuk menjadikan kampung kb yang saat ini direbrending menjadi kampung berkualitas untuk membudidayakan penanaman kelor disetiap halaman rumah penduduk desa Gihang.

Hal ini harapkan desa Gihang akan dikenal sebagai desa inovasi mama kelor yang menjadikan pelaksanaan dari oleh dan untuk masyarakat menjadikan nyata program bangga kencana yaitu membangun dari pinggiran atau membangun dari desa.

Baca Pula:  Ada Sesar Lokal, Bolmut Masuk Zona Subduksi Lempeng Laut Sulawesi

Sementara itu Kepala Dinas (Kadis) PPKBPPPA Bolmut Yani Lasama mengatakan pengertian inovasi mama kelor adalah dimana penduduk desa Gihang akan membudidayakan penanaman tanaman kelor yang nantinya akan dikonsumsi oleh masyarat itu sendiri. “Dan bila ini berkembang bisa bisa dibuatkan bahan baku untuk menjadi industri rumah tangga berupa makanan ringan yang bisa membantu ekonomi serta memberi manfaat peningkatan kesehatan masyarat dari gizi daun kelor yang dikonsumsi,” ujarnya.

Ia mengatakan manfaat mengkonsumsi kelor begitu banyak manfaat tanaman kelor yang selama ini kita hiraukan ada dan tersedia di desa dirumah yang mungkin hanya menjadi konsumsi hewan peliharaan. “Padahal memiliki banyak manfaat untuk diri kita sendiri, sehingga dari informasi yang disampaikan hari ini dapat merubah pola kebiasaan masyarakat untuk mengkonsumsi kelor,” ungkapnya.

Fakta menarik dan bermanfaat
  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *