Jangan hanya fokus larangan mudik, pemda diingatkan soal potensi kerumunan lainnya

Himbauan untuk tidak mudik yang terlihat di wilayah Kabupaten Bolmut. (Foto Fandri Mamonto)

TORANGPEBERITA.COM- Pemerintah Daerah (Pemda) diingatkan soal potensi keramaian yang bisa menyebabkan angka Covid-19 bertambah di daerah. Hal ini disampaikan oleh ketua bidang perubahan Perilaku Satgas Penanganan Covid-19 Sonny Harry B Harmadi mengingatkan potensi mobilitas lokal di daerah di tengah kebijakan larangan mudik Idul Fitri 1422 Hijriah yang resmi berlaku mulai Kamis 6 Mei 2021 hingga 17 Mei mendatang.

Ia mengatakan tantangan besarnya, selain upaya menegakkan aturan dan melaksanakan larangan mudik dengan baik. “Yaitu adanya kemungkinan mobilitas lokal yang berpotensi menciptakan kerumunan,” katanya dalam webinar bertajuk Larangan Mudik 2021: Diperketat Untuk Memastikan Covid-19 Terkendali”, Kamis, di Jakarta.

Dia pun telah mengingatkan staf dan pemerintah daerah soal potensi kerumunan yang akan tercipta. Kerumunan dan penumpukan orang dinilai akan terjadi di sejumlah titik, seperti pusat perbelanjaan, mal, pasar, tempat rekreasi dan restoran.

“Kalau ini tidak bisa dikendalikan, potensi penularan juga besar. Maka pelarangan mudik ini perlu didukung oleh semua pihak,” jelasnya dilansir dari Antara.

Ia menambahkan, kebijakan larangan mudik diberlakukan guna mengendalikan penyebaran kasus Covid-19 di Tanah Air yang selama 2,5 bulan terakhir mulai menurun.

Fakta menarik dan bermanfaat