Tim SAR gabungan : pencarian nelayan yang hilang di perairan Bolmut dihentikan

Proses pencarian nelayan yang jatuh. (Foto Basarnas Manado)

TORANGPEBERITA.COM- Tim SAR gabungan Rabu 21 April 2021 masih melakukan proses pencarian terhadap nelayan Yuni Laiya (45 tahun) asal desa Talaga, Kecamatan Bintauna, Kabupaten Bolaang Mongondow Utara.

Sampai dengan Rabu 21 April 2021 kemarin pencarian belum menemukan korban yang jatuh dari perahu.

Sementara itu tim SAR Gabungan yang terdiri dari Unit SAR Kotamobagu, Camat Bintauna, Danramil, Kapolsek, Danpos AL, BPBD dan Kepala Desa melaksanakan Debriefing bersama dengan istri dan keluarga korban.

Hasilnya kesepakatan istri dan keluarga korban merelakan, mengikhlaskan serta menerima hasil pelaksanaan operasi SAR Rabu 21 April 2021 dengan tidak ditemukannya korban.

Selanjutnya Tim Rescue Unit Siaga Kotamobagu akan melanjutkan dengan pemantauan terhadap korban Yuni Laiya. Dan bilamana ditemukannya tanda-tanda korban, maka Ops SAR akan dibuka kembali.

Selanjutnya pada Rabu 21 April 2021 20.00 wita Operasi SAR pencarian korban yg terjatuh dari perahu akibat terhantam ombak di perairan Desa Talaga Kecamatan Bintauna secara resmi dihentikan dan ditutup.

Untuk semua unsur Potensi SAR yang terlibat dalam Ops SAR dikembalikan kepada instansinya masing-masing dan diucapkan terima kasih.


Diketahui berdasarkan kronologi yang ada Minggu 18 April 2021 pukul 05.00 wita korban bersama temannya berangkat melaut di dekat sebuah rakit di perairan Bintauna.

Pada waktu sekitar 16.00 wita, tiba-tiba cuaca hujan disertai angin kencang, maka mereka langsung memutuskan untuk kembali ke daratan (Desa Talaga).

Selanjutnya dalam perjalanan pulang cuaca berubah menjadi extrem, sehingga korban memberitahu kepada temannya Yudas Kawa disuruh untuk berlindung.

Tidak berselang lama teman korban (Yudas Kawa) mendengar ada bunyi di air belakang perahu, dan setelah melihat ke belakang ternyata korban telah jatuh ke laut.

Melihat korban telah jatuh, maka teman korban langsung menuju kemudi perahu dan berusaha memutar arah perahu utk menolong korban. Namun beberapa lama melakukan pencarian korban tidak juga ditemukan. Selanjutnya teman korban langsung kembali ke darat.

Pada pukul 17.00 wita Yudas Kawa tiba di daratan Tanjung Labuo dan memutar arah perahu menuju sarat Desa Talaga. Dan langsung memberitahukan kepada keluarga korban.

Keluarga korban langsung melaporkan kejadian ini kepada Kepala Desa Talaga.
Pukul 17.15 wita kepala desa beserta keluarga dan masyarakat setempat langsung melakukan pencarian korban.

Fakta menarik dan bermanfaat