Penjaga rakit yang terombang-ambing di perairan Tahuna berhasil diselamatkan

TORANGPEBERITA.COM- Indra Saibulan (20 tahun) penjaga rakit yang terombang ambing di lautan perairan Tahuna yang diakibatkan tali rakit satu terputus dan menyisakan satu tali berhasil diselamatkan tim sar gabungan, Selasa 20 April 2021.

Diketahui kejadian ini viral di media sosial di kalangan masyarakat Sulawesi Utara (Sulut). Dimana ada masyarakat Kepulauan Tahuna meminta bantuan melalui Facebook, Senin 19 April 2021 Basarnas Manado menerima laporan aduan masyarakat adanya kejadian membahayakan jiwa manusia di perairan Tahuna. Selanjutnya pihak keluarga pertama membuat status Facebook meminta bantuan penjemputan korban.

Kronologis evakuasi kantor Basarnas Manado memerintahkan anggotanya yang di Tahuna untuk bergerak ke lokasi rakit untuk penjemputan korban. Mengingat saat itu masih terjadi badai tropis surigae yang mengakibatkan kecepatan angin dan tinggi gelombang yang tinggi jadi di perlukan kapal yang besar untuk penjemputan.

Selanjutnya kordinator pos Tahuna berkoordinasi dengan agen kapal Niaga PT Aksar Saputra Lines cabang Tahuna. Tim sar gabungan selanjutnya melakukan penjemputan korban yang direncanakan pada Senin 19 April 2021 pagi tetapi terhalang dengan cuaca ekstreme angin dan tingginya gelombang laut.

Penjemputan korban di tunda sampai kondisi aman, pukul 21.30 Wita kondisi sudah aman dan tim sar gabungan langsung bergerak kelokasi korban menggunakan kapal Aksar Saputra Lines, pada saat perjalanan masih ada angin kencang dan gelombang tinggi tetapi tidak separah pada pagi hari.

Selanjutnya Selasa 20 April 2021 pukul 02.25 Wita pagi tim sar gabungan berhasil evakuasi korban yang di atas rakit dan dibawa ke pelabuhan Tahuna, sebelum diserahkan ke pihak keluarga korban, korban di periksa kesehatan di pelabuhan setelah itu di serahkan ke pihak keluarga korban.

Kepala kantor Sinaga mengapresiasi tim sar gabungan yang terlibat sehingga korban bisa di selamatkan dalam keadaan selamat. Walau badai menghantam pada saat perjalanan.

“Kami mengimbau kepada nelayan setempat agar memperhatikan perkirakan cuaca dari BMKG sehingga tidak membahayakan diri sendiri pada saat melaut, saat ini terlah terjadi badai teropis surigae yang melanda wilayah indonesia timur agar waspada dan berhati hati pada saat melaut,” harapnya.

Fakta menarik dan bermanfaat