UMKM diberi perhatian dalam kebijakan pemulihan ekonomi, bagaimama di Bolmut ?

Usaha kecil pembuatan gula merah milik warga di desa Batubantayo, Kecamatan Pinogaluman, Bolmut. (Foto Fandri Mamonto)

TORANGPEBERITA.COM- Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) Suahasil Nazara menjelaskan upaya pemerintah menyiapkan kerangka Kebijakan Pemulihan Ekonomi (PEN) atau bisa disebut Game Changer. Tiga poin utama dalam kerangka kebijakan tersebut adalah intervensi kesehatan, survival and recovery kit dan reformasi struktural.

“Game changer yang pertama adalah intervensi kesehatan. Vaksinasi gratis adalah salah satu bentuknya. Kedua, APBN akan tetap fleksibel menjadi alat pemulihan ekonomi. Yang ketiga itu reformasi struktural, undang-undang cipta kerja, penyediaan lapangan kerja, lalu kalau sekarang kita membuat berbagai macam reformasi itu tujuannya adalah supaya Indonesia menjadi lebih baik di masa yang akan datang,” ungkapnya.

Pemerintah pun memberikan dukungan untuk Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) dan korporasi. Selain subsidi bunga untuk Kredit Usaha Rakyat (KUR) dan non KUR,  Pemerintah juga menyediakan penjaminan bagi perbankan untuk pinjaman UMKM dan korporasi.

“Ini semua adalah bantalan yang disiapkan oleh pemerintah supaya kegiatan ekonomi ada confidence baru. Pengusaha confidence untuk meminjam ke bank, bank confidence untuk menyalurkan kredit, dijamin oleh pemerintah. Berikutnya, pajak akan memberikan seperangkat insentif usaha. Insentif untuk mendukung cash flow, supaya kegiatan ekonomi bergulir lagi,” kata Wamenkeu.

Dalam konteks tersebut, PEN akan terus dilakukan dengan angle utama memperkuat konsumsi masyarakat. Ini berarti PEN akan digelontorkan terus untuk memperbaiki konsumsi masyarakat, memperkuat dan mendorong konsumsi pemerintah, serta mendorong investasi sektor publik.

“Kami dengan BI dengan OJK dengan LPS, kita melakukan sinergi otoritas fiskal, moneter, legislatif dan juga masyarakat. Ini kunci penting ibu bapak pengusaha, dunia usaha yakin bahwa kami dari otoritas fiskal, moneter, legislatif dan juga masyarakat memperhatikan terus kondisi ekonomi dan selalu berupaya mencari yang terbaik. Ini salah satu bentuknya adalah sosialisasi yang kita lakukan pada hari ini,” jelasnya.

Sebelumnya pada tahun lalu pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Bolmut) melalui Dana Insentif Daerah (DID) dimana penggunan DID diprioritaskan untuk mendorong pemulihan ekonomi di daerah seperti industri kecil. UMKM, koperasi dan pasar tradisional serta penanganan Covid-19 bidang kesehatan dan bantuan sosial.

Fakta menarik dan bermanfaat