Nama kepala dinas perikanan dicatut minta uang ke stafnya

Ilustrasi/Pexels

TORANGPEBERITA.COM- Waspada modus penipuan dengan mengatasnamakan pejabat daerah. Kejadian ini kembali menyasar lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bolaang Mongondow (Bolmong).

Kali ini, nama Parman Ginano yang baru saja dilantik sebagai Kepala Dinas Perikanan pada, Sabtu 1 April 2021 langsung dimanfaatkan penipu untuk meminta uang kepada staf kantor Dinas Perikanan Kabupaten Bolmong. Upaya penipuan kepada salah satu staf kantor Dinas Perikanan bernama Sukmin itu terjadi, Jumat 2 April 2021, sekitar pukul 14.08 Wita.

Awalnya penipu menghubungi Sukmin lewat pesan SMS (short message service).

“Sore… Sukmin,ini no saya/Kadis Perikanan yg bru… Parman Ginano,” tulis penipu itu kepada Sukmin.

“Sore..ya pak,” jawab Sukmin juga lewat SMS.

Selanjutnya pelaku menghubungi Sukmin lewat panggilan telepon. Nomornya sama dengan yang digunakan saat mengirim SMS. Dalam percakapan lewat telepon, pelaku yang mengaku sebagai Parman Ginano itu mendesak Sukmin untuk meminjamkan uang. Tapi, Sukmin mengaku, dirinya saat ini tak punya uang. Juga tidak memegang uang kantor.

“Dia (pelaku) mengambalikan uang pinjaman dalam dua hari kedepan. Tapi saya bilang bahwa anggaran di kantor untuk triwulan pertama sudah habis terpakai. Dia terus memaksa untuk mencarikan solusi. Termasuk ke pihak ketiga,” aku Sukmin saat dihubungi media ini via panggilan WhatsApp.

Sukmin seketika langsung curiga. Dirinya tak percaya itu bosnya yang baru dilantik, kemarin. Bahkan belum sempat masuk kantor. Dalam percakapan juga, pelaku kerap berbahasa Indonesia. Sukmin sempat merekam pembicaraan mereka.

Lantaran curiga, Sukmin langsung mengkonfirmasi kepada Yadi, salah satu rekan sekantornya yang sebelumya sudah kenal dekat dengan Parman Ginano. Ia memastikan, apa benar itu nomor telepon dan suara dari Parman. Dan ternyata, menurut Yadi, nomor telepon yang digunakan itu berbeda dengan nomor milik Parman yang tersimpan di perangkat telepon milik Yadi. Suaranya juga bukan suara Parman.

Yadi pun langsung menghubungi Parman. Rekaman suara dan tangkapan layar percapakan lewat SMS juga dikirimkan ke Parman.

Sontak, mantan Kepala Dinas Kominfo Bolmong itu kaget. Ia mengaku sama sekali tidak pernah menghubungi Sukmin. Bahkan, ia belum punya nomor kontaknya.

“Saya langsung pastikan ini modus penipuan,” kata Parman, via pesan WhatsApp.

Untuk mengantisipasi kejadian yang sama tejadi, Parman langsung menyampaikan informasi tersebut ke rekan-rekannya sesama pejabat termasuk para Camat melalui grup WhatsApp.

“Saya akan coba lacak nomor yang digunakan pelaku. Modus ini berbahaya. Sudah pernah ada kejadian yang sama, dan korbannya sudah terlanjur mentrasfer uang. Sepertinya ini sindikat. Yang mengalami seperti ini sebaiknya jangan langsung memberikan uang, tapi kroscek dulu apakah yang menghubungi itu betul orang yang kita kenal,” tandasnya.

Diketahui, selain menghubungi Sukmin, pelaku juga sempat menghubungi bendahara pengeluaran Dinas Perikanan. Modusnya juga sama, meminta dipinjamkan uang.

Penulis : Marshal Datundugon/Pantau24.com

Fakta menarik dan bermanfaat