Bolmut masuk nominasi Anugerah Parahita Ekapraya tahun 2021

Verifkasi lapangan oleh Kemen PPPA RI terkait penilaian penghargaan Anugerah Parahita Ekarpaya tahun 2021. (Foto Fandri Mamonto)

TORANGPEBERITA.COM- Wakil Bupati (Wabup) Bolaang Mongondow Utara (Bolmut) Amin Lasena membuka kegiatan verifikasi lapangan dalam rangka pemberian penghargaan Anugerah Parahita Ekapraya (APE) Oleh Kementerian Pemeberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak(Kemen PPPA) RI secara Video Converence (Vicon) di ruang rapat Bupati Bolmut, Senin 29 Maret 2021.

Wakil bupati menyampaikan terima kasih kepada Kemen PPPA RI khususnya deputi bidang kesetaraan gender yang telah memilih Kabupaten Bolmut sebagai salah satu nominator calon penerima penghargaan anugerah parahita ekapraya tahun 2021.

“Capaian ini menjadi kebanggan sekaligus kebahagian bagi kami pemerintah daerah, karena baru pertama kali berhasil masuk dalam nominasi dan alhamdulilah saat ini sudah pada tahap verivikasi lapangan pemberian penghargaan anugerah parahita ekapraya tahun 2021,” ujarnya.

Kabupaten Bolmut telah menempatkan kebijakan pengarusutamaan gender menjadi perhatian khusus sejak diterbitkannya peraturan Bupati nomor 7 tahun 2020 tentang pedoman pelaksanaan pengarustaman gender dalam pembangunan di Kabupaten Bolmut.

Yang kemudian ditindaklanjuti dengan surat edaran bupati tentang pelaksanaan Perencanaan Penganggaran Responsif Gender (PPRG) dilingkup organisasi perangkat daerah dan surat edaran PPRG di desa kelurahan di Bolmut.

Amin Lasena menjelaskan komitmen pemerintah daerah untuk mendorong percepatan pengarusutamaan gender telah tertuang secara nyata dalam RPJMD 2018-2023 melalui salah satu misi yaitu mewujudkan sumber daya manusia yang berkualitas dan berbudaya.

Dengan arah tujuan yaitu meningkatkan kualitas sumber daya manusia, melalui tiga indikator sasaran yaitu Indeks Pembangunan Manusia (IPM), tingkat kemiskinan dan rasio ketergantungan. Indikator ini kemudian dituangkan dalam strategi yaitu meningkatkan pelayanan, advokasi dan KIE keluarga berencana pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak.

“Dan arah kebijakan yaitu meningkatkan kesadaran dan peran serta masyarakat dalam program keluarga berencana pemberdayan perempuan dan perlindungan anak,” jelasnya.

Wabup menambahkan tahun 2020 persentase anggaran responsif gender di Kabupaten Bolmut sebesar 3,78 persen dari total belanja langsung tahun 2020 atau sebesar Rp15.057.840.532. “Ini merupakam wujud komitmen dan keseriusan kami pemerintah daerah dalam mendorong percepatan pengarusutamaan gender di Kabupaten Bolmut

Sementara itu Deputi bidang kesetaran gender Kemen PPPA Ir Agustina Erni, M.Sc mengatakan verifikasi dilakukan secara online.

“Dari berbagai data yang ada kualitas hidup perempuan masih rendah dibandingkan laki-laki dalam berbagai bidang baik pendidikan, ekonomi, kesehatan,” ujarnya.

Ia mengatakan target nasional tidak akan tercepai tanpa target dari daerah. “Dimana tanpa membedakan laki-laki dan perempuan. Pembangunan yang berkeadilan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat tanpa membedakan laki-laki dan perempuan,” jelasnya.

Kegiatan verifikasi dimana tim dapat memperoleh data yang lebih lengkap, komprehensif, dan objektif sebagai bahan penyusunan Indeks Persamaan Gender (IPG). Sebagai dasar pertimbangan dalam menominasikan calon penerima Anugerah Parahita Ekapraya (APE).

APE ini merupakan penghargaan yang diberikan kepada kementerian/lembaga dan pemerintah daerah yang dinilai berhasil dalam pencapaian dan perwujudan kesetaraan gender, pemberdayaan perempuan, dan perlindungan anak, serta memenuhi kebutuhan anak.

Fakta menarik dan bermanfaat