Berjudi di gedung DPRD, anggota dewan digrebek polisi

Ilustrasi/Pexels

TORANGPEBERITA.COM- Tiga anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Rote Ndao, satu sekretaris dewan (sekwan), dan satu wartawan di kabupaten itu kedapatan berjudi di dalam gedung DPRD, Rabu 24 Maret 2021 berhasil digrebek oleh Kepolisian Resor (Polres) Rote Ndao, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).


Kapolres Rote Ndao AKBP Filly Hermanto mengatakan, penangkapan terhadap tiga anggota dewan, satu sekwan, dan seorang wartawan itu dilakukan setelah adanya laporan masuk ke polisi soal aktivitas melawan hukum tersebut. “Judi itu dilakukan pada malam hari, yakni pada Rabu (24/3) malam usai aktivitas perkantoran ditutup,” kata Filli dilansir dari Republika.co.id

Diketahui kejadian itu bermula saat anggota Reskrim Polres Rote Ndao mendapatkan laporan ada aktivitas judi di gedung DPRD Rote Ndao. Setibanya di kantor DPRD sekitar pukul 20.00 Wita, anggota mendapati masih ada beberapa kendaraan bermotor roda dua dan empat di garasi dan di lobi gedung DPRD.

Selanjutnya anggota ReskrimPolres Rote Ndao langsung mengecek setiap ruangan, baik di lantai satu maupun lantai dua. “Di lantai dua tersebut anggota Reskrim mendapati seorang anggota DPRD berinisial YAD keluar dari ruangan yang digunakan untuk melaksanakan judi,” ungkapnya.

Dari hasil interogasi terhadap YAD, yang bersangkutan mengaku bermain judi bersama empat orang lainnya, berinisial ZYA, AP, BK, dan HG. Usai mendapat informasi tersebut anggota langsung kembali menyisir gedung DPRD termasuk ruang sidang utama, dan mendapati lima buah kursi dengan posisi melingkar dan dua bungkus kartu remi beserta lembaran kartu.

Dalam penyisiran ini juga, anggota tidak mendapati adanya kegiatan judi maupun hadiah atau uang sebagai taruhan karena kegiatan permainan sudah berhenti sebelum dilakukan penggerebekan. “Jadi memang kita terlambat karena memang saat dilakukan penggerebekan aktivitas judi kartu remi sudah selesai,” kata Filly.

Fakta menarik dan bermanfaat