Tentang Dirut RSUD Bolmut (lagi), kali ini giliran dokter mengaku kesal

  • Share
RSUD Bolmut. (Foto Fandri Mamonto)

TORANGPEBERITA.COM- Dokter David Loing harus mengadu ke Bupati Bolmut Depri Pontoh. Ia tak mampu menahan sabar dengan perilaku Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Bolmut).

Dokter yang bertugas di RSUD tersebut yang merupakan dokter spesialis bedah yang bertugas di RSUD Bolmut mengaku kesal dengan kebijakan Direktur RSUD Bolmut.

Ia mengatakan ada beberapa hal yang membuatnya berani melaporkan bosnya ke Bupati Depri Pontoh. Diantaranya Direktur RSUD  tidak mematuhi kontrak kerja bersama para dokter.

Dokter yang masuk dalam Program Pendayagunaan Dokter Spesialis (PDGS) dari Kementerian yang ditugaskan di RSUD Bolmut ini juga mengeluhkan persoalan rumah dinas yang sudah jelas tertuang pada kontrak kerja dengan Kementerian Kesehatan.

“Kami para Dokter PGDS disiapkan rumah dinas namun sampai saat ini kenyataannya kami ngontrak dengan biaya sendiri,” ucap David Senin 15 Maret 2021.

Tidak hanya itu, dia juga membeberkan bahwa Direktur RSUD Bolmut diduga memotong insentif para dokter.

Perlakuan Direktur  RSUD kepada para Dokter PGDS yang bertugas di RSUD Bolmut ini membuat kesal dokter David.

“Kami merasa tidak dihargai ” kesalnya.

Lebih jauh dia menyampaikan aduan tersebut tidak hanya disampaikan kepada Bupati, melainkan juga sudah sampaikan kepada Sekretaris Daerah (Sekda) Bolmut, Asripan Nani.

“Namun sampai saat ini belum ada juga tindak lanjut yang nyata,” akunya.

Terkait laporan tersebut, dirinya berharap sampai akhir bulan ini sudah ada solusi.

“Tapi apabila hanya didiamkan, saya akan melaporkan hal ini ke Kementrian Kesehatan dan ke Persatuan Dokter Bedah Indonesia serta  juga akan ditidaklanjuti ke Kolegium Bedah,” tegasnya.

David juga menyentil perilaku Direktur RSUD Bolmut yang terkesan kenak-kanakan bahkan tidak mencerminkan sebagai Pimpinan.

“Seharusnya selaku pimpinan pada satu instansi bisa dapat memberikan contoh yang baik kepada bawahannya. Bukan setiap ada persoalan harus berkoar-koar di sosial media,” ujarnya.

David juga berharap kedepan, pemerintah daerah dapat menempatkan pimpinan yang benar benar memahami bagai mana cara memimpin di suatu Instansi.

Terpisah, Sekda Bolmut, Asripan Nani ketika dikonfirmasi membenarkan laporan tersebut. 

“Iya benar, yang bersangkutan mengadu ke saya. Nanti hal ini akan dikonsultasikan  ke Pak Bupati dan Wabup,” singkatnya.

Sementara itu,  Direktur RSUD Bolmut, Winny M Sowikromo dihubungi  melalui sambungan telepon miliknya di nomor 08213×××××60 tersambung namun tak direspon. Upaya konfirmasi juga dilakukan  melalui WhatsApp dan telegram miliknya namun tidak mendapatkan balasan hingga berita ini dipublis.

Baca Pula:  Dinas PPKBPPPA Perkenalkan TAKTIK CERIA Pada Pelajar SMA Negeri 1 Bolangitang

Sebelumnya juga beberapa kali Dirut RSUD Bolmut mendapat sorotan bahkan sempat membut heboh dengan kebijakan yang akan menutup pelayanan RSUD Bolmut beberapa waktu lalu terkait Covid-19 tanpa kordinasi dengan beberapa pihak.

Selanjutnya dirut RSUD Bolmut juga sempat viral terkait tidak hadirnya rapat pertemuan dengan Sekda Bolmut dan dirinya sempat menjadi perbincangan di media sosial facebook.

Penulis: Rinto Binolombangan/Pantau24.com

Fakta menarik dan bermanfaat
  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *