Setahun banjir besar di Bolmut, puluhan desa terdampak, kerugian ratusan miliar rupiah

Situasi banjir bandang di Pangkusa Maret 2020 lalu. (Foto Fandri Mamonto)

TORANGPEBERITA.COM- Tepat hari ini sudah setahun lalu banjir melanda Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Bolmut). Dimana 4 Maret 2020 disaat warga tidur terbangun akibat banjir yang melanda empat Kecamatan, Sangkub, Bintauna, Bolangitang Timur, Bolangitang Barat.

Beberapa desa terkena banjir bandang di tiga Kecamatan yaitu Sangkub, Bolangitang Timur dan Bolangitang Barat.

Bupati Bolmut melaporkan bencana banjir dan tanah longsor pada Rabu 4 Maret 2020 terjadi di 52 Desa di empat wilayah Kecamatan, diantaranya Kecamatan Sangkub, Bintauna, Bolangitang Timur dan Bolangitang Barat.

“Adapun korban jiwa akibat bencana berjumlah dua orang yang hanyut terbawa arus,” ujarnya.

Lebih lanjut dijelaskan kerusakan dan kerugian akibat bencana banjir dan tanah longsor, diantaranya kerugian perumahan meliputi, rumah permanen rusak berat satu unit, rumah semi permanen rusak berat 288 unit, rusak sedang 57 unit, dan rusak ringan 6.824 unit.

Kerugian infrastruktur meliputi jalan lingkungan sepanjang 2,18 km, gorong-gorong 10 unit, drainase sepanjang 145 M, tanggul jalan 63 m, tanggul sungai (bronjong) 300 m, dan tanggul sungai (talud) 10 M.


Kerugian ekonomi meliputi, pertanian sawah seluas 1.784,66 hektar, ladang seluas 341 hektar. Kemudian perikanan tambak ikan 17.000 ekor, peternakan sapi 266 ekor, kambing 159 ekor, ayam 1001 ekor, dan perdagangan kios 6 unit. 

Kerugian sosial meliputi, kerusakan SD 80 RKB, SMP 48 RKB dan tempat ibadah mesjid 1 unit. Sehingga total keseluruhan nilai kerusakan dan kerugian mencapai Rp. 104.423.661.375.


Fakta menarik dan bermanfaat