Perlunya terobosan terbaru dalam menanggulangi kemiskinan di Bolmut

Peta Kabupaten Bolmut. (Foto Fandri Mamonto)

TORANGPEBERITA.COM- Angka kemiskinan dan gini ratio yang relatif masih tinggi merupakan salah satu dari lima isu strategis pembangunan tahun 2022 di Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Bolmut).

Hal ini disampaikan oleh Bapelitbang Bolmut dalam kegiatan konsultasi publik penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) tahun 2022 dan perubahan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Bolmut tahun 2018-2023.

Sementara itu jumlah penduduk miskin di Kabupaten Bolmut pada tahun 2020 mencapai 6.820 naik dibandingkan pada tahun 2019 yang mencapai 6.770 penduduk. Dalam artian ada penambahan 50 penduduk miskin.

Disisi lain jumlah penduduk di Bolmut pada tahun 2019 adalah 80.313 orang dan di tahun 2020 mencapai 83.112 orang dengan demikian penduduk di Bolmut bertambah 2.799 orang.

Data BPS lainnya menyebutkan persentase penduduk miskin di Bolmut pada tahun 2019 diangka 8,45 persen dan pada tahun 2020 diangka 8,41 persen turun 0,04 persen.

Sementara itu Sekda Bolmut Asripan Nani mengatakan isu mengenai angka kemiskinan dan gini ratio yang masih tinggi, SDM masyarakat yang berdaya saing serta peningkatan kualitas dan ydaya saing produk lokal masih menjadi domain dalam berbagai aspek pembangunan khususnya di kabupaten Bolmut.

Terkait hal itu, dalam rangka peningkatan kinerja program maka perlu adanya komitmen yang kuat dari berbagai stackholder. Yang terpenting adalah adanya singkronisasi dan sinergitasi antar/inter program pembangunan yang diharapkan mampu mengoptimalkan pemanfaatan potensi wilayah serta menjawab permasalahan dan kebutuhan ditahun 2022.

Ia mengatakan melalui forum konsultasi publik juga diharapkan dapat di inventarisir dan merumuskan permasalahan pembangunan, sekaligus alternatif pemecahannya, yang di wujud kongritnya berupa program kegiatan yang mampu mengoptimalkan pemanfaatan potensi dan menjawab permasalahan mendesak di tahun 2022.

Program kegiatan strategis yang dapat memberdayakan, membangkitan partisipasi masyarakat, penanggulangan kemiskinan, membuka kesempatan kerja dan menigkatkan perekonomian masyarakat perlu menjadi perhataian bersama.

“Prioritas-prioritas pembanguan tersebut diatas, hendaknya menjadi perhatian dan acuan bagi kita semua dalam merencanakan program kegiatan tahun 2022 yang selanjutnya akan menjadi bahan dalam penyusunaan dokumen RKPD, KUA PPAS dan rancangan APBD tahun anggaran 2022,” jelas Sekda.

Baca Pula:  Pentingnya pengetahuan keselamatan kerja bagi petani dan pelaku usaha gula aren di Bolmut

Isu strategis pembangunan tahun 2022

1. Angka kemiskinan dan gini ratio yang relatif masih tinggi

2. Perlunya SDM masyarakat yang berdaya saing

3. Perlunya peningkatan kualitas dan daya saing produk lokal

4. Perlunya penyerdehanaan tata kelola pemerintahan dan pelayanan publik

5. Perlunya pemantapan infrastruktur strategis

Sumber : Bapelitbang Bolmut

Fakta menarik dan bermanfaat