/

Berwisata di bendungan Busato Sulut, bisa mandi sampai ke Gorontalo

Anak-anak sedang mandi dan bermain di Bendungan Busato. (Foto Fandri Mamonto)

TORANGPEBERITA.COM- Bagi para pecinta wisata alam termasuk sungai, bendungan di desa Busato, Kecamatan Pinogaluman, Bolaang Mongondow Utara, Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) bisa menjadi destinasi tujuan anda.

Selain bisa menikmati dinginnya air bendungan sungai Andagile, pengunjung bisa melihat perkebunan warga yang hijau (pada masa tanam). Sensasi lain wisatawan bisa mandi sampai ke Gorontalo, tepatnya di desa Buata, Kecamatan Atinggola, Kabupaten Gorontalo Utara.

Bendungan Busato. (Foto Fandri Mamonto)

Saran baiknya berkunjung dan mandi saat air tidak meluap akibat hujan atau banjir. Jika situasi air tidak banjir dan meluap wisatawan bisa berjalan di bawah bendungan melewati air sampai ke Gorontalo.

Kepala dusun bendungan desa Busato Amir Latama mengatakan, biasanya Sabtu Minggu banyak yang mandi. “Kebanyakan dari wilayah Pinogaluman,” katanya Kamis 25 Februari 2021.

Baca Pula:  Depri tarik rem waspada Covid-19
Mandi di bawah bendungan Busato. (Foto Fandri Mamonto)

Jika anda lapar atau ingin menikmati kopi. Tenang saja di lokasi bendungan sudah ada warung kopi.

Nah, bagi yang ingin berkunjung ke bendungan Busato sangatlah mudah. Anda cukup lihat papan jalan bendungan yang berada di dekat lapangan Tuntulow. Dan selanjutnya masuk mengikuti jalan bendungan tersebut. Jalannya sudah diaspal.

Jalan untuk ke bendungan Busato. (Foto Fandri Mamonto)
Memasuki desa Busato. (Foto Fandri Mamonto)

Sesuai RPJMDes Desa Busato salah satu desa wisata

Sebelumnya Diketahui ada 15 Desa sesuai RPJMDES menetapkan desa wisata. Salah satunya adalah desa Busato.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Bolmut Fadly Usup mengatakan desa wisata ini berdasarkan RPJMdes. “Jadi yang menentukan desa wisata itu adalah desa itu sendiri melalui peraturan desa,” ujarnya.

Baca Pula:  Boltim, Bolbar dan Kaidipang zona merah
Anak-anak mandi dan bermain melompat pergi ke desa Buata, Kecamatan Atinggola, Gorontalo Utara. (Foto Fandri Mamonto

Mengapa desa yang menentukan? Karena anggarannya dari desa bukan Kabupaten. “Karena semua aset wisata desa akan dikelola oleh Bumdes dan PAD masuk desa,” tambah Usup.

“Jadi setelah sudah jadi pembangunan atau penataan desa wisata, pengelolaannya diserahkan ke Bumdes,” tutur mantan camat Bolangitang Barat ini.

Dikatakannya, pada dasarnya wisata desa sangat menunjang menopang perekonomian desa, bisa membuka lapangan pekerjaan. “Ada lapangan kerja baru, ada lapangan usaha untuk ekonomi masyarakat kecil /UMKM dan bisa memacu pertambahan pendapatan desa untuk menunjang pembangunan di desa,” jelasnya

Mandi sambil bermain di bawah bendungan Busato. (Foto Fandri Mamonto)



Fakta menarik dan bermanfaat