Di tengah pandemi pendidikan anak usia dini harus tetap berjalan

  • Share
Kegiatan gebyar PAUD di Bolmut. (Foto Rahmat Tegila Propokim pemkab Bolmut)

TORANGPEBERITA.COM- Pendidikan untuk anak usia dini di tengah pandemi Covid-19 harus tetap jalan. Karena itu adalah usia krusial puncak perkembangan anak yang mempengaruhi masa depannya.


“Usia dini adalah usia emas dalam membangun pondasi belajar dan hidup mereka, semua dimulai dari usia dini,” kata Ketua Himpunan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini Indonesia (Himpaudi), Prof. Dr. Ir. Netti Herawati, M.Si seperti dikutip dari Antara.

Lanjut Netti setiap manusia lahir ke dunia dengan seluruh sel otak yang jumlahnya bisa mencapai lebih dari 100 triliun sel tergantung dari kualitas kehamilan, namun hal ini baru dapat berfungsi hanya dengan stimulasi.

Usia 0-2 tahun merupakan masa krusial pada anak karena apabila sel otaknya tidak tersambung atau terstimulasi dengan baik maka terjadilah fase penghapusan sel otak atau yang lebih dikenal dengan istilah use it or loose it. 

Ia melanjutkan, hal ini ditentukan oleh kualitas dan kuantitas stimulasi karena setiap detik terjadi 1,684 juta sambungan sel otak.

“Sedangkan, untuk kualitas stimulasi terkait pada aspek perkembangan atas apa saja yang distimulasikan pada anak dengan cara yang tepat atau tidak,” ujarnya.

Anak di usia dini belajar lewat bermain aktif, sehingga orangtua pun harus bisa memberi fasilitas yang baik. Maka, orangtua harus bisa mengubah pola pikir bahwa anak yang bermain adalah pertanda dirinya sedang mengasah kecerdasan.

Fakta menarik dan bermanfaat
  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *