//

Kunjungan kerja ke BNPP, Wabup sampaikan abrasi pantai di Pinogaluman

Wakil Bupati Bolmut Amin Lasena saat menyerahkan proposal terkait kegiatan dan penanganan pesisir pantai di Bolmut. (Foto Propokim pemkab Bolmut)

TORANGPEBERITA.COM- Wakil Bupati Bolmut Amin Lasena melakukan kunjungan kerja di Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) di Jakarta, Selasa 9 Februari 2021.

Dalam kunjungan kerja tersebut Wabup diterima oleh sekretaris BNPP Ir Restuardy Daud, M.Sc. Hal yang dibahas terkait kegiatan dan penanganan pesisir pantai di Bolmut.

Dalam pertemuan tersebut BNPP menyampaikan rencana aksi tahunan menjadi fokus untuk Kecamatan yang termasuk Lokasi Prioritas (Lokpri) termasuk salah satunya Kecamatan Pinogaluman.

BNPP sebagai lembaga koordinasi yang akan memfasilitasi secara administratif namun yang akan melaksanakan pembangunan secara teknis adalah kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) RI.

Nantinya terkait kelengkapan data , pemecah ombak yang sesuai dengan daerah Pinogaluman. Data dan kondisi lapangan secara dokumen menjadi acuan penting pertimbangan Kementerian PUPR.

Selain itu sesuai jadwal ini merupakan pertemuan awal sebagai pengantar Bupati dan jajaran perangkat daerah terkait akan membahas lebih teknis pada tanggal 15 Februari 2021 bersama BNPP di Jakarta.

Abrasi pantai di Buko Utara, setiap tahun daratan terkikis 5 sampai 6 meter

Abrasi di Pantai Buko Utara, Kecamatan Pinogaluman, Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Bolmut) kian mengkhawatirkan.

Bagaimana tidak, abrasi pantai kini mulai berdampak pada puluhan rumah yang ada di wilayah desa Buko Utara.

Sekertaris desa (Sekdes) Buko Utara Sadam Yarbo mengungkapkan setiap tahun kejadian abrasi pantai terjadi. “Tiap tahun sekitar 5-6 meter yang dikikis gelombang,” ujarnya, Selasa 2 Februari 2021.

Ia mengatakan tahun ini yang paling parah. Saat tanggal 30 sampai 31 Januari 2021. Ada 10 rumah yang terdampak 14 Kepala Keluarga (KK) dan 31 jiwa, dan sisanya rumah tergenang air.

“10 rumah ini terkena abrasi pantai sampai ke dapur rumah. Satu rumah daput sudah rusak karena jatuh bibir pantai yang abrasi,” kata Sadam.

Belum lama ini, ia menambahkan sekitar 10 meter air masuk sampai ke darat. Ia pun menuturkan pemerintah desa selalu mengusulkan talud pemecah ombak di Musrembang setiap tahun. Selanjutnya memindahkan sebagian masyarakat yang sudah terdampak ke rumah nelayan.

Saat ini upaya dilakukan adalah adanya karung diisi pasir sumbangsih dari masyarakat desa tetanga dan beberapa anggota DPRD serta upaya pemerintah desa. Sejak dua minggu yang lalu sampai kemarin, sudah ada sekitar 5000-an karung

“Karena setelah di isi siang, malamnya di hantam kembali. Akhirnya harus diperbaiki lagi,” ujarnya.

Beberapa kali dikunjungi pemerintah daerah dan Provinsi

Pada tanggal 10 Juli 2020 pemerintah Kabupaten Bolmut melaksanakan kegiatan  penanaman pohon penangkal abrasi di pesisir pantai Buko Utara. 

Selanjutnya pada Oktober tahun lalu gubernur Sulut Olly Dondokambey (pada saat itu sebagai calon gubernur) mendatangi dan meninjau kawasan pesisir pantai di Desa Buko dan Desa Buko Utara

Dirinya mendengar langsung apsirasi yang disampaikan masyarakat berharap soal penanganan dari pemerintah terkait ancaman abrasi pantai tersebut.


Selanjutnya Bupati Bolmut Depri Pontoh bersama wakil bupati Amin Lasena didampingi pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) meninjau lokasi abrasi pantai di desa Buko Utara, Kecamatan Pinogaluman, Selasa 2 Februari 2021.

Fakta menarik dan bermanfaat