/

Kasus positif Covid-19 di Bolmut capai 100

Peta Sebaran Covid-19 di Bolmut. (Sumber satgas Covid-19 Bolmut)

TORANGPEBERITA.COM- Per tanggal 31 Januari 2021 kasus positif Covid-19 di Bolmut mencapai 100 secara akumulasi semenjak kasus pertama di Bolmut yang diumumkan pada 30 April 2020.

Data satgas Covid-19 Bolmut secara akumulasi kasus positif Covid-19 mencapai 100 dengan rincian 58 sedang dirawat, sembuh 41 dan meninggal satu.

Angka penambahan kasus positif Covid-19 di Bolmut paling banyak terjadi pada awal tahun 2021. Tercatat selama bulan Januari sudah dua kali diumumkan ada 18 kasus positif Covid-19 dan terakhir delapan kasus positif Covid-19 diumumkan.

Sementara itu melalui rilis tertulis juru bicara satgas Covid-19 Sulut Steven Dandel menjelaskan adapun pertambahan kasus sebanyak ini menurut analisa epidemiologi adalah dampak dari transmisi yang terjadi selama liburan hari natal dan tahun baru.

“Hal ini bisa terlihat dari sebaran kasus yang cukup meluas ke Kabupaten yang sebelumnya minim kasus seperti Kab. Bolaang Mongondow Utara dan Kabupaten Kepulauan Talaud,” ungkapnya beberapa waktu lalu.

Peningkatan kasus yang cukup signifikan di dua daerah ini, bisa terkorelasi dengan mobilisasi penduduk yang mudik selama liburan ini. Kasus-kasus yang diumumkan hari ini adalah mereka yang diambil sampelnya di minggu pertama dan kedua bulan Januari, sehingga bila ditarik kronologis sesuai masa inkubasi Covid 19 yakni tujuh sampai 14 hari, maka infeksi pada kasus yang terlapor hari ini terjadi selama periode liburan ini.

Sementara itu beberapa kasus positif Covid-19 di Bolmut berdasarkan rilis oleh satgas Covid-19 Kabupaten Bolmut merupakan hasil tracing dan tracking selanjutnya beberapa kasus berasal dari zona merah.

Sebelumnya Bupati Bolmut Depri Pontoh meminta jajarannya untuk melakukan penegakan secara konsisten protokol kesehatan guna mencegah penyebaran Covid-19 di Bolmut.

Hal ini diungkapkannya pada Senin 25 Januari 2021. Bupati menyampaikan diperlukan upaya preventif dalam memerangi lonjakan kasus positif Covid-19.

“Salah satunya dengan melaksanakan rapid test antigen dan memperketat keluar masuknya orang di masing-masing wilayah Kecamatan,” ujarnya.

Fakta menarik dan bermanfaat