/

Presiden Jokowi harap UMKM di Bolmut naik kelas

Wakil Bupati Bolmut Amin Lasena saat mengikuti Vicon. (Foto Prokim Pemkab Bolmut)

TORANGPEBERITA.COM- Wakil Bupati Bolmut Amin Lasena mengikuti penandatanganan perjanjian kerjasama kemitraan antara perusahaan Penanaman Modal Asing (PMA) dan Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) dengan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM).

Yang disaksikan oleh Presiden Republik Indonesia (RI) Ir Joko Widodo Secara virtual Melalui Aplikasi Zoom Meeting yang bertempat di ruang rapat wakil bupati Bolmut.


Presiden RI Joko Widodo menekankan bahwa kemitraan perusahaan besar baik Penanaman Modal Asing (PMA) maupun Perusahaan Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) dengan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) harus memberikan keuntungan kepada kedua belah pihak. Kemitraan ini diharapkan juga dapat meningkatkan kelas UMKM di Indonesia.

“Usaha besar tidak boleh hanya mementingkan perusahaannya sendiri, dirinya sendiri, tolong dilihat lingkungannya, ada usaha menengah, ada usaha kecil, ada usaha mikro, libatkan dalam kegiatan-kegiatan perusahaan sehingga akan mengangkat usaha-usaha itu menjadi naik levelnya,” kata Jokowi.

Kemitraan usaha besar dengan UMKM ini juga selaras dengan amanat Undang-Undang Cipta Kerja. “Kemitraan strategis antara perusahaan besar dan UMKM akan terus kita kembangkan dengan prinsip saling menguntungkan dan meningkatkan daya saing dengan pasar global,” ungkapnya.

Jokowi menegaskan, bisnis model kemitraan ini harus dilembagakan dengan pola relasi yang saling menguntungkan. Pemerintah akan terus berupaya dan membangun ekosistem yang kondusif agar tercipta kolaborasi antara UMKM dan pelaku usaha besar yang saling menguntungkan tersebut.

“Kita harapkan terus berkembang. Kalau tadi yang terlibat 196 UMKM dan 56 usaha besar saya minta ini bisa diperluas, karena ini saya tahu ini baru tahap awal, bisa diperluas, bisa diperbanyak di masa-masa yang akan datang,” imbuhnya.

Pada kesempatan itu Kepala Negara juga menyampaikan apresiasi kepada BKPM (Badan Koordinasi Penanaman Modal) yang telah bekerja keras di tengah pandemi untuk meningkatkan investasi yang juga berkontribusi pada pertumbuhan UMKM di Indonesia.

“Saya menghargai upaya-upaya BKPM yang terus melakukan percepatan proses investasi mulai dari mempermudah perizinan dan memfasilitasi investor sebaik mungkin, melayani agar investasi dari dalam maupun dari luar negeri bisa tumbuh dengan pesat, membuka lapangan kerja, berkontribusi besar pada peningkatan naiknya kelas UMKM di Indonesia,” jelasnya.

Kerja sama kemitraan UMKM dan usaha besar kali ini melibatkan 56 perusahaan besar yang terdiri dari 29 PMA dan 27 PMDN yang akan bermitra dengan 196 UMKM dengan potensi nilai kontrak mencapai Rp1,5 triliun.


Grafis Data UMKM di Bolmut 

Kecamatan Sangkub 

Usaha Mikro : 247

Usaha Kecil  : 5

Usaha Menengah : 11

Total : 263


Kecamatan Bintauna :

Usaha Mikro  : 325

Usaha Kecil : 4

Usaha Menengah : 11

Total : 340


Kecamatan Bolangitang Timur

Usaha Mikro : 347

Usaha Kecil : 10

Usaha Menengah : 10

Total : 367


Kecamatan Bolangitang Barat 

Usaha Mikro : 175

Usaha Kecil : 17

Usaha Menengah : 22

Total : 214


Kecamatan Kaidipang 

Usaha Mikro : 209

Usaha Kecil : 38

Usaha Menengah : 42

Total : 290


Kecamatan Pinogaluman 

Usaha Mikro : 423

Usaha Kecil : 6

Usaha Menengah: 5

Total : 434


Sumber  : Disperindagkop Bolmut 

Fakta menarik dan bermanfaat