Dari Inamol hingga ‘Getar Cinta’ antarkan Bolmut berprestasi

Penghargaan yang diterima oleh pemkab Bolmut. (Foto Moh Firmansyah Goma Prokim Pemkab Bolmut)

TORANGPEBERITA.COM- Gubernur Sulawesi Utara (Sulut) Olly Dondokambey yang di wakili oleh kepala bidang pemerintahan sosial dan budaya Bappeda Provinsi Sulut Feibe Rondunuwu, M.Si menyerahkan langsung penghargaan kepada pemerintah daerah kabupaten Bolmut sebagai Kabupaten terbaik dalam konvergensi penganan Stunting di Sulut, Senin 11 Januari 2021.

Penghargaan ini merupakan bentuk keseriusan pemerintah daerah dalam mensukseskan program pemerintah untuk menurunkan angka stunting.


Bupati Bolmut mengucapkan terimakasih dan apresiasi kepada pemerintah Provinsi sulawesi utara, terlebih khusus kepada Gubernur Sulawesi utara Olly Dondokambey SE.

Yang telah memberikan penghargaan ini kepada Kabupaten Bolmut tentunya ini berdasarkan prestasi yang di capai penilaian konvergensi penanganan stunting oleh pemerintah provinsi Sulut.

Baca Pula:  Hasil liga 3 zona Sulut, Persibolmut kalah dari Bintang Muda Matali 1-0
Penghargaan yang diterima oleh pemkab Bolmut. (Foto Moh Firmansyah Goma Prokim Pemkab Bolmut)

Dan jajaran pemerintah daerah yang didukung oleh unsur pemerintah desa sebagai lokus stunting bersama komponen masyarakat serta koordinasi lintas sektor dan komitmen dari semua unsur pemerintah di daerah yang merupakan kunci utama penurunan angka stunting di kabupaten Bolmut.

Penghargaan yang diraih

1. Terbaik 1 kabupaten Dengan Aksi 1 S/D 4 konvergensi penaganan stunting Se-Sulawesi utara.

2. Terbaik 1 kabupaten dengan aksi 5/8 konvergensi penaganan stunting se Sulawesi Utara tahun 2020.

3. Terbaik 1 kabupaten terinovatif, inpiratif dan replikatif dalam penaganan stunting se sulawesi utara tahun 2020.

4. Terbaik 1 kabupaten dengan pameran/stand se sulawesi utara tahun 2020

Beberapa Inovasi Yang Dibuat terkait penanganan stunting

1). Gerakan terpadu cegah stunting pada balita (Getar Cinta)

2). Laporan pemantauan balita stunting (Lapista)

3). Gerakan remaja cerdas peduli anemia (gema ceria)

4). Gerakan bersama terpadu cegah stunting (gemar cahting).

5). Sosialisasi kader pembagunan manusia (KPM) Dan asistensi Apbdes.

6). Antisipasi pernikahan dini.

7). Penggunaan bahasa daerah dalam pertemuan berwujud kearifan lokal.

8). Pemberian sertifikat bagi anak yang lulus stunting.

9). Diversifikasi pangan (inamol/pizza Bolmut).

Fakta menarik dan bermanfaat