Utara Sulawesi pembangunan berkelanjutan berbasis kawasan

Empat kepala daerah yang tergabung dalam BKSU membicarakan pembangunan di Utara Sulawesi. (Foto Moh Firmansyah Goma Humas Pemkab Bolmut)

TORANGPEBERITA.COM- Empat kepala daerah yang tergabung dalam Badan Kerjasama Utara-Utara (BKSU) menyampaikan pandangan terkait pembangunan di kawasan Utara Sulawesi, Senin 14 Desember 2020 di Kabupaten Bolmut.

Masing-masing kepala daerah Bupati Bolmut provinsi Sulawesi Utara, Bupati Gorontalo Utara dan bupati Bone Bolango, Provinsi Gorontalo serta wakil Bupati Buol, Provinsi Sulawesi Tengah.

Bupati Bolmut Depri Pontoh mengatakan secara khusus tujuan dari kerjasama ini adalah untuk mendorong akselerasi pembangunan di kawasan Utara Sulawesi.

“Dengan prinsip saling memperkuat sehingga diharapkan dapat menghasilkan pertumbuhan ekonomi yang lebih tinggi, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, memelihara kelestarian sumber daya alam serta lingkungan dan mewujudkan kawasan strategis nasional perbatasan dari aspek ekonomi wilayah,” ujar ketua BKSU periode tahun 2020 ini.

Enam tahun sudah BKSU mengisi ruang pembangunan bangsa dalam lintas dimensi. Lintas aspek dan lintas sektor melalui optimalisasi potensi masing-masing daerah.

“Sehingga kita dapat melihat bagaimana perubahan demi perubahan terjadi, kemajuan demi kemajuan terlihat yang menampakan trend positif pada indikator makro ekonomi masing-masing daerah yang didasarkan pada pertumbuhan ekonomi, jumlah penduduk, kepadatan penduduk, presentasi kemiskinan dan Indeks Pembangunan Manusia (IPM),” ucap Pontoh.

Sampai saat ini BKSU tetap eksis menjadi wadah silahturahmi dan saling mendukung dalam berbagai program kegiatan, dalam mendorong dan mempercepat pembangunan di kawasan utara-utara pulau Sulawesi.

“Melalui tiga program unggulan yaitu pengembangan peternakan sapi potong, pengembangan pariwisata dan program bidang perikanan budidaya melalui pengembangan udang Vaname,” jelas Bupati.

Sementara itu Bupati Gorontalo Utara Indra Yasin menuturkan sangat optimistis kerja sama utara utara yang dibangun dengan beberapa daerah di Pulau Sulawesi akan mewujudkan kemajuan daerah secara bersama-sama.

“Kerja sama antar daerah akan terus didorong dalam rangka memanfaatkan keunggulan komparatif maupun kompetitif setiap daerah,” ujarnya.

Bupati dua periode menjelaskan kerja sama pemerintah daerah menjadi suatu isu yang perlu diperhatikan pemerintah saat ini mengingat perannya dalam menentukan ketahanan negara.

Ia mengharapkan pada pertemuan akan datang, dapat melibatkan pemerintah provinsi dari masing-masing kabupaten yang telah membangun kerja sama tersebut.

“Selain itu diperlukan adanya hasil identifikasi dari masing-masing daerah, apa yang menjadi sektor dominan dan pengaruhnya untuk menjadi lokomotif peningkatan ekonomi,” tuturnya.

Tentu ini akan semakin memudahkan pemetaan keunggulan lokal agar daerah-daerah ini berkembang bersama-sama. 

Dalam rapat BKSU yang dilaksanakan di gedung Wanita tersebut, Bupati Bone Bolango, Provinsi Gorontalo, Hamim Pou yang hadir dalam pertemuan tersebut menyampaikan kerjasama BKSU ini akan eksis dan menguntungkan.

Ia mengatakan daerah yang tergabung dalam BKSU tidak boleh egois. Bahkan dalam pertemuan tersebut ketua BKSU periode 2018 ini menjelaskan soal sektor lingkungan yang harus dijaga oleh daerah-daerah yang tergabung dalam BKSU.

Wakil bupati Buol, Provinsi Sulawesi Tengah, Abdullah Batalipu yang hadir dalam kegiatan tersebut mengatakan mengacu pada UU No 23 tahun 2014 tentang pemerintahan daerah dan PP No. 28 tahun 2018 tentang Kerjasama Daerah maka bisa di bentuk sebuah Perda tentang kerjasama. “Ayo pak, kita bentuk dulu kantor BKSU,” ujarnya.

Ia mengatakan agar daerah yang tergabung dalam BKSU ini untuk tidak setengah-setengah dalam bekerja sama, BKSU harus solid dan satu demi mencapai tujuan awal di bentuknya BKSU tersebut.

Secara khusus, tujuan awal kerjasama ini adalah untuk mendorong akselerasi pembangunan di kawasan Utara Sulawesi dengan prinsip saling memperkuat sehingga diharapkan dapat menghasilkan pertumbuhan ekonomi yang lebih tinggi.

Meningkatkan kesejahteraan masyarakat, memelihara kelestarian SDA serta lingkungan dan mewujudkan kawasan strategis nasional perbatasan dari aspek ekonomi wilayah.

Rapat teknis lingkup dirjen perikanan budidaya tahun anggaran 2020 menghasilkan tiga poin

1. Pengembangan budidaya perikanan periode 2020-2024 menjadi prioritas dalam pembangunan sektor perikanan di Indonesia melalui model klaster.

2. Badan Kerjasama Utara-utara menjadi salah satu dari 50 titik prioritas untuk pengembangan klaster udang Vaname

3. Tahun 2020 direktorat jenderal perikanan budidaya mengalokasikan percontohan pengembangan budidaya udang Vaname setiap daerah 10 Hektare di wilayah BKSU (Kabupaten Bolmut, Buol, Gorontalo Utara dan Bone Bolango)

Fakta menarik dan bermanfaat