Diduga dua anggota polisi aniaya anak di Bolmut

Ilustrasi stop kekerasan terhadap anak. (Antara news)

TORANGPEBERITA.COM- Cukup disayangkan. Diduga dua anggota polisi yang bertugas di jajaran Polres Bolaang Mongondow Utara (Bolmut) melakukan penganiayaan terhadap anak di bawah umur.

Kejadiannya Senin 7 Desember 2020, sekitar pukul 14.00 Wita. dimana JP 16 tahun warga desa Tomuagu ditampar dua anggota polisi.


“Tadi mengantar bensin dan lewat Bengkel Anugerah Goyo, langsung dihadang oleh pak polisi , saat saya duduk langsung ditampeleng lalu ditendang dengan sepatu,” ujar JP seperti dikutip dari Waktu.news

Ia menuturkan, awalnya dipekerjakan untuk menampung minyak di pertamina dengan gaji Rp800.000 per bulan oleh kedua anggota polisi tersebut.

Hingga kini sudah hampir dua bulan lebih bekerja untuk tapping minyak dan gaji yang diterima baru Rp600.000. “Waktu itu saya ditelpon pak made tapi saya lagi tidur dan sudah berapa kali panggilan tidak sempat saya angkat, karena lagi tidur dan ponsel saya di pegang oleh adik saya,” ungkapnya.


Sementara itu ibu JP menjelaskan saat kejadian anak saya akan dibawah, ia menanyakan ada masalah apa ini. Apakah anak saya mencuri. Mendengar pertanyaan tersebut oknum polisi menjawab kalau anak ibu tidak ada masalahnya hanya dibuat kapok.

Ia mengatakan Selasa sekitar pukul 03.00 dinihari anaknya sudah diambil visum. “Pengambilan visum dilakukan di Puskesmas Boroko,” ujarnya Selasa 8 Desember 2020.

“Saat setelah kejadian anak saya langsung lari dan kami mencari nanti ditemukan sekitar pukul lima sore kemarin,” katanya saat diwawancarai.

Dia bercerita jika anaknya seperti mengalami trauma atas kejadian ini. Sebenarnya jika anaknya ada masalah bisa dibicarakan baik-baik bukan langsung dipukul.


Sejumlah saksi yang melihat peristiwa tersebut menambahkan mereka mendapat gertakan dari polisi tersebut. “Apa-apa ngoni mo kumpul disini, datang ba kepo disini,” ujar saksi mata saat ditemui di dekat lokasi peristiwa kejadian Selasa 8 Desember 2020.

Baca Pula:  Berikut nama-nama kepala puskesmas di Bolmut yang baru dilantik

Sementara itu Waka Polres Bolmut, Kompol Kerry Guswandi Utiachrahman menuturkan, pihaknya akan memanggil kedua oknum tersebut. “Untuk diminta keterangannya, karena saya belum mendapatkan laporan tersebut,” katanya seperti dilansir dari Waktu.news.

Fakta menarik dan bermanfaat