Daging kerbau mulai diminati warga Sulut

Kepala Perum Bulog Divre Sulawesi Utara Gorontalo (Sulutgo) H Kuncahy ANTARA/Nancy Lynda T.

TORANGPEBERITA.com- Masyarakat Sulut mulai meminati daging kerbau beku dimana terlihat dari permintaan yang makin tinggi.

Hal ini diungkapkan oleh Kepala Perum Bulog Divre Sulawesi Utara Gorontalo (Sulutgo) Eko H Kuncahyo makin banyak masyarakat maupun rumah makan dan hotel yang datang membeli daging kerbau beku yang ada di stok  Bulog. “Konsumsi daging beku tersebut akan terus disosialisasikan dan diedukasi kepada masyarakat, karena selain sehat juga memiliki serat yang lebih tinggi serta rendah lemak dibandingkan daging lainnya,”ungkapnya seperti dikutip dari Antara.


Dirinya mengatakan stok daging beku Perum Bulog Sulutgo mencapai 7.000 ton  dan mampu memenuhi kebutuhan masyarakat di daerah tersebut.

“Stok daging beku ini akan terus ditingkatkan, jika permintaan masyarakat meningkat jelang akhir tahun. Minat masyarakat di Kota Manado, Sulawesi Utara, untuk membeli daging kerbau beku dari Perum Bulog mulai tinggi yang terlihat dari pasokan yang terus ditambah,”dirinya menambahkan.

“Sejak beberapa tahun terakhir ini, Bulog menjual daging kerbau beku seharga Rp80 ribu per kilogram,”ujarnya.

Menurutnya melalui sosialisasi dan edukasi, akhirnya masyarakat di Kota Manado mulai terbiasa mengonsumsi daging kerbau beku ini.

Pihaknya juga terus menjalin kerja sama dengan hotel karena daging kerbau ini memiliki serat yang lebih tinggi dan rendah lemak dibandingkan dengan daging sapi.

“Masyarakat tidak sulit mendapatkan daging kerbau beku ini, karena juga tersedia di Rumah Pangan Kita (RPK) yang tersebar di Kota Manado dan sekitarnya,”ujarnya.

Menurut data Disperindag Sulut, harga daging sapi di sentra perdagangan Kota Manado sebesar Rp112 ribu per kg.

Fakta menarik dan bermanfaat