/

Ketua KPK : ada seorang istri bupati yang melaporkan suaminya karena korupsi

Foto twitter @KPK

TORANGPEBERITA.com- Selasa 10 November 2020 Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri mengungkapkan tindak pidana korupsi yang dilakukan kepala daerah dilaporkan oleh orang-orang terdekatnya.

“Karena yang melaporkan korupsi itu orang terdekat. Gubernur korupsi dilaporkan wakil gubernur, harapannya mudah-mudahan cepat ketangkap KPK. jadi gubernur. Yang wakil wali kota juga begitu mudah-mudahan wali kotanya cepat ketangkap KPK, bupati juga begitu,” kata Firli saat Webinar Pembekalan Pilkada Berintegritas 2020 yang disiarkan akun Youtube Kanal KPK, Selasa 10 November 2020 seperti dikutip dari Antara.


Dirinya mencontohkan ada seorang istri bupati yang melaporkan suaminya karena korupsi. “Pengalaman empiris laporan korupsi yang dilakukan kepala daerah itu pasti orang terdekat. Kami ambil contoh, kami menangkap bupati yang lapor istrinya,”ungkapnya.

Alasan istrinya itu melapor, lanjut dia, karena tidak menikmati uang dari suaminya karena uang tersebut langsung dibagi kepada istri-istrinya yang lain.

“Coba seorang istri melaporkan bupati yang korupsi, kira-kira jawabannya apa? Karena dia hanya menerima tetapi tidak menikmati, begitu diterima uangnya itu langsung digeser ke istri kedua, istri ketiga, istri keempat dan istri kelima. Dia foto kepada kita “ini uang baru diterima oleh suami saya,”ujarnya.

Hanya saja, Firli tidak menjelaskan lebih rinci siapa bupati yang dimaksudnya tersebut.

“Ini terjadi, bukan tidak terjadi, benar terjadi, real! Jadi, yang melaporkan orang korupsi adalah orang terdekat,” kata Firli.

Fakta menarik dan bermanfaat