/

Realisasi PBB Masih Diangka 54,1 Persen

TARGET  : Realisi Pajak di Kabupaten Bolaang Mongondow Utara. (Foto Humas Pemkab Bolmut)

TORANGPEBERITA.com- Wakil bupati Bolmut Amin Lasena disela-sela belum lama ini dalam rapat evaluasi Pendapatan  Asli Daerah (PAD) yang bersumber dari Pajak Bumi Dan Bangunan Sektor Perdesaan Dan Perkotaan (PBB-P2) dan retribusi daerah tahun 2020 yang bertempat di ruang Rapat BPKD Kabupaten Bolmut.


Wakil Bupati Bolmut mengatakan  terima kasih kepada masyarakat yang telah memenuhi kewajiban pajaknya serta aparat di tingkat desa kelurahan. “Kecamatan dan Kabupaten yang telah bahu membahu sehingga seluruh target yang telah ditetapkan pada tahun 2020 dapat tercapai,”jelasnya.


Lebih lanjut disampaikannya perkembangan terkini pengelolaan keuangan daerah terutama yang berkaitan dengan penerimaan daerah. “Dimana realisasi PBB sampai saat ini masih di angka  54,1 persen dan total penerimaan retribusi daerah pada periode ini baru mencapai 31 persen,”papar Lasena.


Meskipun di masa pandemi covid 19, dirinya yakin PBB-P2 dan retribusi daerah masih dapat meningkat jauh lebih besar di tahun-tahun mendatang. “Salah satu upaya pemerintah daerah lakukan di tahun ini adalah menerbitkan potensi-potensi pajak baru dari sektor priwisata, lingkungan hidup, penggunaan air bersih dan parkir di tepi jalan,”tambahnya.


Menjelang jatuh tempo pembayaran PBB-P2, dirinya menghimbau para camat, lurah dan sangadi untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang arti penting PBB–P2 bagi Pembangunan Daerah. “Koordinator penagihan di tingkat kecamatan dan kelurahan  desa serta petugas penagih agar lebih pro aktif dalam penagihan, baik tagihan tahun berjalan maupun tunggakan sebelumnya,”jelasnya.


Inventarisir semua permasalahan PBB, termasuk data wajib PBB potensial dan melaporkannya ke BPKD. “Saya iingatkan pula pembayaran PBB setelah jatuh tempo akan dikenakan denda sebesar dua persen perbulan sesuai Perda Kabupaten Bolmut No. 9 Tahun 2012 tentang PBB-P2,”tambahnya.

Fakta menarik dan bermanfaat