Ini hal yang ditakutkan anak sesuai kategori usia

zonautara.com
Image: pexels.com

ZONAUTARA.com – Setiap orang pasti memiliki ketakutan masing-masing, begitupun dengan anak-anak. Sedikit berbeda dengan orang dewasa, ketakutan pada anak-anak umumnya akan bervariasi sesuai dengan usia mereka.

Berikut hal yang umum ditakutkan anak-anak berdasarkan usianya.

1. Usia 0-12 Bulan

Pada usia ini umumnya anak belum memiliki pemikiran tentang dunia. Karena baru lahir, biasanya anak pada fase penyesuaian dari rahim dan dunia.

Kondisi rahim yang pastinya tenang dan hangat akan membuat efek berbeda pada anak. Pada usia ini, hal umum yang ditakutkan dan dapat mengganggu anak di antaranya:

• Suara keras

• Wajah orang yang dianggap aneh

• Takut berpisah dengan orang tua (separation anxiety)

• Takut akan orang asing (stranger anxiety)

2. Usia 2-4 tahun

Takut yang mempengaruhi anak pada usia ini di antaranya:

• Takut saat buang air (takut BAB menyakitkan, takut kotor, takut akan jatuh ke toilet, dll)

• Takut kegelapan

• Takut bayangan

• Takut tidur sendiri

• Takut dengan perubahan cuaca atausuara berisik yang tiba-tiba (suara guntur, angin topan, dll)

• Takut tersesat

• Takut air/ kolam renang

3. Usia 5-7 Tahun

Pada usia ini anak sudah lebih banyak belajar dan mengenal dunia serta memiliki lingkup bermain yang lebih luas karena umumnya pada umur ini anak sudah mulai sekolah. Selain ketakutan pada tahap sebelumnya, ketakutan umum yang sering dihadapi berdasarkan kondisi lingkungan adalah:

• Takut menghadapi tes/ujian

• Takutditolak teman

• Takut dokter

• Takut akan hewan/serangga

• Takut makhluk khayalan

• Takut pada acara TV yang menakutkan

4. Usia 8-11 tahun

Usia ini di mana anak hampir memasuki masa remaja. Masa ini juga merupakan bagian dari masa peralihan. Ketakutan yang umum dialami di antaranya:

• Sudah mengenal kematian dan takut akan kematian

• Takut akan sakit dan penyakit

• Takut gagal

• Takut ujian dan presentasi

• Takut dibully atau diejek

• Takut tidak punya teman

• Takut melakukan hal memalukan

• Takut dibentak

• Takut mengecewakan

Bayi anda mungkin panik saat digendong oleh orang yang tidak dikenalnya. Balita anda bisa saja takut anjing atau lalat. Anak kelas 3 SD bisa saja tiba-tiba saja sakit perut saat akan ujian.

Tugas anda sebagai orang tua adalah dengan tidak meremehkan atau mengabaikan rasa takut anak. Akuilah, dampingilah, serta katakan pada mereka bahwa mereka terlindungi.

Pekalah terhadap situasi anak. anda juga perlu memantau apakah yang dirasakan anak adalah kekhawatiran normal atau sudah mengarah pada gangguan kecemasan. Jika ketakutan anak sangat parah bahkan mengganggu aktivitas sehari-hari, jangan ragu untuk berkonsultasi pada dokter.

Fakta menarik dan bermanfaat